Ia menyebutkan akan ada pembahasan lanjutan mengenai bentuk kegiatan dan skema pembiayaan yang akan dilakukan bersama antara UNPAB dan Pemko Tanjungbalai.
Sementara itu, Rektor UNPAB, Dr. H. Muhammad Isa Indrawan, menegaskan bahwa kerja sama ini tidak boleh berhenti di atas kertas, tetapi harus diwujudkan melalui berbagai kegiatan yang memberi dampak langsung kepada masyarakat. Ia mengatakan bahwa teknis pelaksanaan kerja sama dapat dikoordinasikan lebih lanjut bersama OPD di lingkungan Pemko Tanjungbalai.
“Harapannya, program-program di Pemerintah Kota Tanjungbalai dapat berkolaborasi dengan Universitas Panca Budi agar membawa manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Poin-Poin Penting dalam MoU antara UNPAB dan Pemko Tanjungbalai:
1. Penguatan otonomi daerah sebagai tantangan dan peluang.
2. Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL).
3. Pengembangan Pendidikan Agama Islam dan PAUD.
4. Pelaksanaan program magang berdampak.
5. Pendataan potensi desa/kelurahan oleh mahasiswa.
6. Peningkatan akreditasi unggul untuk universitas swasta.
7. Penguatan riset UNPAB pada klaster utama.
8. Peningkatan fokus pada outcomes sebagai indikator penilaian universitas.
9. Tagline UNPAB: Beriman, Berilmu, Berkarya: Membangun Desa, Membangun Indonesia – Tamadu dan Mandiri.
10. Penguatan kemampuan how to think, penyelesaian masalah, dan inovasi.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Nurmalini Marpaung, Kepala Bapperida Zul Abdiman, Kadis Pendidikan Mariani, Plt Kepala BKPSDM Ahmad Suangkupon, Plt Kadis Dukcapil Heri Antoni, Plt Kadis Kominfo Indra Adiguna, Kabag Hukum Herman Gultom, Camat Tanjungbalai Selatan Yudhi Irfan Lesmana, serta jajaran rektorat UNPAB.(Vin)






