“Ini merupakan prospek yang baik. Tidak hanya bagi pertanian, tapi juga bagi kemandirian pangan dan pemberdayaan masyarakat. Di lahan ini kita gunakan untuk investasi dan juga untuk pertanian sehingga kita berharap pengelolaan dan pemanfaatannya benar benar dilakukan dengan perencanaan yang matang sehingga hasilnya juga maksimal,” jelasnya.
“Semoga pada tahun anggaran 2026 nanti, kita dapat memaksimal pemanfaatan lahan sebesar 30 ha untuk tanaman cabai, sehingga kita dapat surplus swasembada pangan komoditi cabai untuk Kota Tanjungbalai,” ungkapnya.
Terakhir, Muhammad Fadly menyampaikan komitmennya bersama Wali Kota Tanjungbalai dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui berbagai upaya strategis.
“Pemerintah akan terus mendorong peningkatan produktivitas pertanian lokal, memberikan edukasi teknis kepada petani melalui pendampingan Dinas Pangan dan Pertanian, memperkuat kerja sama dengan berbagai elemen masyarakat dan sektor dalam menyerap hasil panen, serta memastikan ketersediaan lahan dan upaya akses terhadap sarana dan prasarana pertanian,” pungkas Wakil Wali Kota mengakhiri sambutannya
Turut hadir Forkopimda Tanjungbalai, Staf Ahli I TP-PKK dr. Desi Fadly Abdina, Asisten Ekbang, Tajul Abrar Nur Ritonga, Para Staf Ahli, Ketua Adyaksa Dharmakarin Kajari Tanjungbalai, Ny. Irma Bobon, Para Pimpinan OPD, Kapolsek Seitualangraso, Iptu Hendra Karo-karo, Camat Sei Tualang Raso, Gando Tuah Karo Karo, Camat Teluk Nibung, Darwansyah Merta Wijaya, Para lurah dan Para Kepling.(Vin)






