Karena itu, pemerintah daerah berkewajiban hadir dan memberi dukungan, terlebih saat para pendidik menghadapi musibah.
“Bantuan ini mungkin tidak besar nilainya, tetapi kami berharap dapat meringankan beban dan menjadi penyemangat bagi para guru dan tenaga kependidikan untuk terus mengabdi mencerdaskan anak-anak Langkat,” ujar Syah Afandin.
Bupati Langkat juga mengapresiasi peran aktif PGRI dalam menjaga solidaritas organisasi dan memperjuangkan kesejahteraan guru.
Ia berharap Konferensi Cabang PGRI Kecamatan Tanjung Pura mampu melahirkan kepengurusan yang amanah, solid, dan bersinergi dengan pemerintah daerah dalam memajukan dunia pendidikan.
Sebanyak 105 orang guru dan tenaga kependidikan di Kecamatan Tanjung Pura menerima bantuan sosial berupa paket sembako beras 5 kilogram serta bantuan tunai sebesar Rp300 ribu untuk masing-masing penerima.
Sementara itu, Ketua PGRI Kabupaten Langkat, Sagino, menjelaskan bahwa bantuan sosial tersebut bersumber dari donasi PGRI Kabupaten Langkat, PB PGRI Pusat, serta sumber donasi lainnya.
Penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap dan menyasar guru serta tenaga kependidikan yang terdampak banjir di sejumlah kecamatan di Kabupaten Langkat. (rel)






