Anak Magang di Lapas Muara Bungo & Tim Gabungan Sulap GOR MTQ Jadi Kinclong

oleh

Kasie Binadik dan Giatja Lapas Muara Bungo, Tiopan P. Situmorang, menyampaikan bahwa keterlibatan anak magang dalam kegiatan ini memberi dampak positif yang nyata.

“Kami melihat sendiri bagaimana anak-anak magang bisa cepat beradaptasi dan bekerja sama di lapangan. Mereka tidak canggung berkomunikasi dengan warga binaan, petugas, maupun tim dari luar. Ini bukti bahwa kegiatan seperti ini membentuk rasa tanggung jawab dan kepedulian sosial mereka,” sebutnya.

Kolaborasi anak magang dan warga binaan membuat suasana gotong royong makin seru. Mereka bekerja bareng petugas KONI, Disporabudpar, sampai komunitas olahraga lokal buat bikin area GOR kinclong dari tribun sampai lapangan.

Perwakilan KONI Kabupaten Bungo mengataka Bangga banget lihat semangat anak magang dan warga binaan. Mereka bantu bersihin tempat latihan atlet kita supaya lebih nyaman.

Kegiatan ini juga sejalan dengan arahan dari Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, yang mendorong program magang sebagai ruang belajar yang produktif dan nyata. Dia menekankan pentingnya keterlibatan peserta magang dalam kegiatan yang memberi pengalaman kerja langsung sekaligus membangun karakter dan kepercayaan diri saat berkolaborasi dengan masyarakat luas.

Yang membanggakan, kegiatan gotong royong ini nggak dianggap sebagai acara sekali lewat aja. Harapannya, semangat kebersihan dan kerja sama ini bisa terus hidup di hati semua warga Bungo. Karena lingkungan yang bersih itu bukan cuma enak dilihat — tapi juga jadi dasar kehidupan yang sehat, nyaman, dan berkualitas buat semuanya.

GOR MTQ kini bukan cuma tempat olahraga tapi juga bukti kalau anak magang bisa berkontribusi besar buat lingkungan dan masyarakat. (man)