Prediksi Sriwijaya FC vs Bekasi City, Pegadaian Championship 16 Februari 2026

oleh
Sriwijaya FC vs Bekasi City

Laga ini bukan sekadar pertandingan perdana, melainkan ujian mental bagi Sriwijaya FC. Tanpa sorakan langsung dari tribun, mereka harus membuktikan bahwa semangat juang bisa tetap menyala berkat dukungan jarak jauh dari suporter Palembang yang terkenal militan.

Sriwijaya FC kembali jadi sorotan. Isu kepindahan homebase ke Depok dan Bekasi, Jawa Barat sempat memicu keresahan suporter, bahkan muncul dugaan Elang Andalas bakal dijual keluar Sumsel. Namun Direktur Olahraga PT SOM, Anggoro Prajesta, tegas membantah kabar tersebut.

“Memang gak benar. Fokus kita buat ini klub Sriwijaya FC bertahan dulu dan gak jadi bulan-bulanan sampai akhir musim kompetisi Pegadaian Championship 2025/26. Kita cuma sanggup dengan cara yang begini tentunya sudah dengan semua kalkulasi,” ungkap Anggoro Prajesta kepada Sripoku.com.

Jelang ditutupnya bursa transfer dan digulirkannya putaran ketiga Pegadaian Championship 2025/26, manajemen Sriwijaya FC menggelar seleksi pemain, TC (training Center) di Sawangan, Depok, Jawa Barat mulai 3 Februari 2026 bersama head coach Iwan Setiawan, coach Joe Berry, Tedi Berlian, Lutfi, dan pelatih kiper Gary Anggrana Setiawan Anwar.

“Sekarang mau tanding di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang, anak-anak harus balik naik bus ke Palembang, trus biaya hotelnya? Biaya panpel dll. Setelah Sriwijaya FC tanding balik lagi ke mess di Sawangan naik bus lagi, istirahat 2 hari balik lagi naik bus ke Palembang. Jadwal dan biaya padat merayap. Nanti kapan latihannya. Habis waktu di jalan,” terang Anggoro Prajesta yang juga CEO PT Digi Sport Asia.

Anggoro mengatakan banyak hal, semua sudah di kalkulasi. Apalagi 2 pertandingan home awal Sriwijaya FC ini juga tanpa penonton.

Adanya permintaan 3 kelompok suporter militan Sriwijaya FC agar 2 laga home terakhir agar bisa kembali digelar di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang, sempat direspon manajemen, meski dari perhitungan berat. (red)