Masih dalam isi surat pengaduan warga, Kepling dituding tidak memiliki kepedulian terhadap keresahan warga. Kepling juga dinilai bertindak sesuka hati menjebol tembok dan tidak pernah berkordinasi sama warga. Bahkan warga menuding Kepling tidak memahami tupoksi sebagai Kepling.
Atas dasar itu pula, dalam isi surat warga ke DPRD Medan dan Walikota Medan supaya Kepling VII dan IX diganti. Karena dengan pengrusakan tembok telah menimbulkan keresahan dan ketertiban umum.
Ketika hal diatas dikonfirmasi wartawan kepada Kepling VIII Dani, Senin (30/3/2026) menyebut penjebolan tembok atas keinginan sebahagian warga. “Warga mendatangi kita dak BKM Masjid. Maka dilakukan penjebolan rembok untuk memudahkan akses jalan,” ujarnya.(rel)






