Rico Waas menambahkan, bagi Pemko Medan sendiri, terpilihnya Belawan sebagai titik sandar bukan tanpa alasan, mengingat posisi strategisnya di jalur pelayaran internasional serta sebagai pintu gerbang utama maritim di wilayah Barat Indonesia. Maka dari itu, Rico Waas berkomitmen mendukung penuh kelancaran acara yang akan berlangsung dari tanggal 5 – 8 April 2026.
“Ini akan menjadi ajang bagi kami untuk memperkenalkan kekayaan budaya, potensi wisata, dan geliat UMKM Kota Medan ke mata dunia,”ujar Rico Waas.
Menutup sambutannya, Rico Waas berharap para peserta ASEAN Plus Cadet Sail 2026 dapat membawa pulang kenangan manis tentang keramahan warga Medan dan seluruh potensi yang ada di Kota Medan.
”Kami ingin seluruh peserta mendapatkan pengalaman positif di sini. Semoga melalui kegiatan ini, potensi pariwisata dan budaya Medan semakin dikenal luas oleh dunia internasional melalui cerita-cerita para peserta saat nantinya kembali ke negara masing-masing,” harapnya.(rel)






