Ia juga berpesan agar para jemaah senantiasa menjaga kesehatan, kekompakan, serta saling membantu selama berada di Tanah Suci. Selain itu, jemaah diminta untuk menjaga nama baik daerah, baik di Madinah maupun Makkah.
“Harapan kami, seluruh jemaah dapat kembali ke tanah air dengan selamat dan memperoleh predikat haji yang mabrur,” ucapnya.
Wali kota turut menginstruksikan kepada petugas TPHI agar menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, tulus, dan amanah, serta memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh jemaah, khususnya yang membutuhkan perhatian lebih.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tanjungbalai, Abdullah Syadad, dalam laporannya menyampaikan adanya perubahan jumlah jemaah menjelang keberangkatan. Dari awalnya 133 orang, jumlah tersebut berkurang menjadi 130 orang karena satu jemaah meninggal dunia dan dua lainnya batal berangkat akibat kondisi kesehatan.
“Dengan demikian, total jemaah yang diberangkatkan sebanyak 130 orang ditambah satu TPHI,” jelasnya.
Berdasarkan data, jemaah termuda adalah Solehuddin Sinambela (30), sementara jemaah tertua Ahmad bin Nulin (84).
Sesuai jadwal, rombongan tiba di Asrama Haji Medan pada Minggu (3/5/2026) pukul 09.20 WIB. Selanjutnya, jemaah akan diberangkatkan dari Bandara Internasional Kualanamu menuju Madinah pada Senin (4/5/2026) pagi.(vin)






