Film Suamiku Lukaku Gelar Aktivasi Fun Run dan Car Free Day untuk Angkat Isu Mental Health

oleh

Melalui kegiatan ini, Suamiku Lukaku tidak hanya hadir sebagai film drama rumah tangga. Film ini juga ingin membuka percakapan tentang luka emosional yang sering tumbuh pelan-pelan dalam sebuah hubungan, lalu dianggap normal.

Isu yang diangkat dekat dengan keresahan generasi sekarang, mulai dari fear of marriage, trauma masa kecil, toxic relationship, love bombing, gaslighting, attachment issue, hingga tekanan sosial untuk menikah.

Kampanye ini membawa pesan bahwa film tersebut bukan dibuat untuk membuat penonton takut menikah. Sebaliknya, Suamiku Lukaku ingin mengajak orang lebih sadar sebelum membangun komitmen.

“Film ini bukan bikin takut menikah, tapi bikin orang lebih sadar sebelum menikah,” menjadi pesan utama yang dibawa dalam kampanye tersebut. Dengan pendekatan yang dekat dengan Gen Z, Suamiku Lukaku diposisikan sebagai film yang tidak hanya ditonton, tetapi juga dibicarakan setelah penonton keluar dari bioskop.

Film ini mengajak publik melihat kembali batas antara cinta, kontrol, luka, dan keberanian untuk tidak menormalisasi hubungan yang menyakiti. Film Suamiku Lukaku akan tayang mulai 27 Mei 2026 di seluruh Bioskop Indonesia.(rel)