“Saya lagi ngobrol sama satpam komplek. Terus dia datang naik Mio dan pakai celana, sepatu PDL Polri dan bajunya dibalut prompi juga nampak pangkatnya yakni melati satu (kompol),” ucapnya, Senin (29/6/26).
Dilanjutkannya, pelaku saat itu membujuk korban dengan alasan hendak menjemput anaknya yang sedang les.
Pria itu pun berjanji akan kembali dan mengajaknya minum kopi.
“Seorang tukang becak. Katanya isteri terduga pelaku juga kerja di kantor walikota. Saya nggak kenal tukang becaknya. Tapi katanya namanya Aspan,” tuturnya.
Diduga percaya, Ardi pun memberikan sepeda motornya kepada terduga pelaku.
Namun setelah ditunggu, pria itu tak kembali mengembalikan sepeda motornya.
Lantas, korban melaporkan kejadian itu ke Polsek Medan Baru dengan nomor LP/B/586/VI/2026/Spkt/Polsek Medan Baru.
“Usai buat laporan, Mio yang dipakai pelaku diletakkan di Polsek Medan Baru sebagai barang bukti. Saya berharap pelaku segera ditangkap,” harapnya.(rel)





