Wagub Surya Ajak Pramuka Jadi Teladan dan Generasi Pembawa Solusi

oleh

Sementara itu, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka, Bachtiar Utomo, mengatakan Jambore bukan sekadar perkemahan besar yang dilaksanakan setiap lima tahun sekali. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan ruang pembelajaran kehidupan bagi Pramuka Penggalang yang berusia 11 hingga 15 tahun.

“Di sinilah persahabatan dibangun, kepemimpinan dilatih, karakter ditempa dan cita-cita masa depan mulai dipersiapkan. Karena itu saya menyampaikan apresiasi yang sangat luar biasa dan setinggi-tingginya kepada Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Sumatera Utara yang telah mempersiapkan kegiatan ini dengan baik. Dan pelaksanaan Jambore 2026 Sumut sangat luar biasa, karena pertama kali di Indonesia dengan tidak ada pemungutan biaya kepada peserta,” ujar Bachtiar.

Ia menilai generasi muda saat ini membutuhkan bekal yang lebih kuat dibandingkan generasi sebelumnya karena hidup di tengah perkembangan teknologi yang sangat pesat, arus informasi tanpa batas, serta perubahan sosial yang dinamis.

“Mereka juga menghadapi berbagai tantangan yang tidak ringan. Mulai dari krisis keteladanan, degradasi nilai, polarisasi sosial hingga berbagai persoalan yang dapat mempengaruhi kesehatan mental karakter. Hingga mempengaruhi daya juang mereka, salah satu sebabnya adalah pengaruh narkoba,” jelasnya.