Langkat (medanbicara.com) – Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Langkat Tiorita Br. Surbakti, SH terus mendorong penguatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) pengurus Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai langkah strategis membangun ekonomi kerakyatan yang tangguh di Kabupaten Langkat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Pelatihan Peningkatan Kompetensi SDM Pengurus KDKMP se-Kabupaten Langkat yang secara resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Langkat H. Amril, S.Sos., M.AP, mewakili Plt. Bupati, di Ruang Pola Kantor Bupati Langkat, Selasa (28/7/2026).
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai 28 hingga 30 Juli 2026, menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Langkat mempersiapkan pengurus koperasi agar memiliki kompetensi, integritas, serta pemahaman yang memadai dalam mengelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih secara profesional, transparan, dan berkelanjutan.
Membacakan arahan Plt. Bupati Langkat, Sekda H. Amril menegaskan bahwa Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih merupakan bagian dari visi pembangunan Kabupaten Langkat dalam memajukan desa sekaligus mendukung program strategis nasional sebagaimana arahan Presiden Republik Indonesia untuk memperkuat ekonomi bangsa melalui koperasi yang berlandaskan semangat gotong royong.
“Koperasi Desa merupakan bagian dari visi dan misi Kabupaten Langkat untuk memajukan desa. Sesuai arahan Presiden Republik Indonesia, kita harus mampu memajukan perekonomian Indonesia sesuai karakter bangsa, yaitu melalui penguatan ekonomi kerakyatan,” ujarnya.
Menurut Amril, pelatihan ini merupakan momentum penting dalam mempersiapkan operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Selain memberikan pemahaman terhadap regulasi dan tata kelola koperasi, kegiatan ini juga bertujuan membangun integritas para pengurus agar mampu menjalankan amanah sesuai ketentuan yang berlaku.
Dengan bekal tersebut, koperasi diharapkan benar-benar menjadi kekuatan ekonomi masyarakat di desa dan kelurahan, sekaligus menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi lokal.
“Hal ini sangat penting dalam mengemban usaha koperasi, sehingga koperasi mampu menjadi motor penggerak ekonomi lokal dan berkontribusi nyata terhadap pencapaian Visi Indonesia Emas 2045,” katanya.
Ia juga berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan pelatihan ini dengan sebaik-baiknya sehingga mampu memperkuat peran koperasi sebagai tulang punggung ekonomi masyarakat yang memiliki kelembagaan sehat, transparan, dan berdaya saing.






