Para korban sempat mendapatkan penanganan di Klinik Hj. Siti Aisyah Silalahi Air Batu sebelum dirujuk ke Rumah Sakit Umum Wira Husada Kisaran untuk perawatan lebih lanjut.
Sementara itu, kedua pengemudi kendaraan, yakni Prayetno dan Joni Panjaitan, dilaporkan selamat tanpa mengalami luka.
Akibat kecelakaan tersebut, kedua kendaraan mengalami kerusakan cukup signifikan. Truk Mitsubishi Fuso mengalami kerusakan pada bagian depan, sedangkan Suzuki Carry rusak di bagian depan dan belakang. Kerugian material ditaksir mencapai Rp10 juta.
Petugas Satlantas Polres Asahan yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan barang bukti, meminta keterangan saksi, berkoordinasi dengan pihak Klinik Hj. Siti Aisyah Silalahi serta Jasa Raharja, dan membuat laporan polisi.
Hingga saat ini, kasus kecelakaan tersebut masih dalam tahap penyelidikan. Polisi juga masih memburu pengemudi truk tronton yang diduga terlibat dalam tabrakan beruntun itu dan melarikan diri setelah kejadian.
Selain itu, proses penyelidikan sedikit terkendala karena di sekitar lokasi kejadian tidak ditemukan kamera pengawas (CCTV) yang dapat membantu mengungkap kronologi secara lebih rinci.
Polisi berencana melanjutkan olah TKP, memeriksa saksi-saksi, melakukan gelar perkara, serta menelusuri keberadaan kendaraan tronton yang melarikan diri. (Vin)






