Saat ini, Bapenda Kota Medan memiliki **23 loket pelayanan langsung** yang melayani berbagai kebutuhan masyarakat, mulai dari penyampaian informasi, konsultasi perpajakan, pengaduan, pendaftaran objek pajak baru, hingga pelaporan pajak daerah.
Penyediaan layanan secara luring tersebut menjadi bagian dari upaya Bapenda Kota Medan menghadirkan pelayanan yang inklusif, sehingga masyarakat yang membutuhkan layanan tatap muka maupun yang memanfaatkan layanan digital tetap dapat memperoleh akses informasi dan pelayanan secara optimal.
Ke depan, Bapenda Kota Medan juga akan memperkuat komunikasi dengan masyarakat melalui layanan **Hallo Bapenda Medan** pada nomor hotline **150464**. Melalui layanan tersebut, masyarakat dapat menghubungi Bapenda Kota Medan untuk memperoleh informasi maupun menyampaikan pertanyaan terkait pajak daerah.
Pada bagian akhir pemaparannya, Kepala Bapenda Kota Medan M. Agha Novrian turut memperkenalkan inovasi terbaru dalam digitalisasi pajak daerah, yakni **QRESTO**. Inovasi tersebut menjadi bagian dari upaya Bapenda Kota Medan dalam mendorong transformasi digital layanan perpajakan, sekaligus memperkuat transparansi dan efektivitas pengelolaan penerimaan pajak daerah.
Paparan mengenai QRESTO mendapat sambutan positif dari Ketua KI Provsu, Dr. Abdul Harris Nasution. Ia menyambut baik hadirnya inovasi tersebut karena dinilai sejalan dengan semangat keterbukaan informasi publik, khususnya dalam menciptakan layanan yang transparan dan akuntabel.
Ketua KI Provsu berharap pengembangan QRESTO dapat terus dilakukan sehingga memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memperoleh layanan perpajakan serta turut mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Medan.
Menutup kegiatan visitasi, Kepala Bapenda Kota Medan M. Agha Novrian menyampaikan apresiasi kepada KI Provsu dan jajaran Dinas Kominfo Kota Medan atas pelaksanaan visitasi tersebut. Ia berharap kegiatan evaluasi lapangan dapat memberikan masukan yang konstruktif bagi peningkatan kualitas keterbukaan informasi publik di lingkungan Bapenda Kota Medan.
> “Kami berharap kegiatan visitasi ini dapat berjalan dengan baik dan membawa banyak manfaat nyata bagi peningkatan tata kelola keterbukaan informasi publik di lingkungan Pemerintah Kota Medan, khususnya di lingkungan Badan Pendapatan Daerah Kota Medan,” ujar Agha.
Melalui kegiatan tersebut, Bapenda Kota Medan berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan keterbukaan informasi. Penguatan kanal informasi, penyediaan layanan tatap muka, serta pengembangan inovasi digital perpajakan diharapkan dapat semakin meningkatkan transparansi dan akuntabilitas sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan pendapatan daerah di Kota Medan.(rel)






