Cuaca Ekstrem, Plt. Bupati Langkat Tiorita: Jangan Tunggu Bencana Membesar

oleh

Pertama, BPBD bersama perangkat daerah diminta meningkatkan pemantauan di wilayah rawan banjir, khususnya bantaran sungai dan kawasan rendah.

Kedua, sistem peringatan dini serta penyampaian informasi kepada masyarakat harus dilakukan secara cepat dan jelas apabila terjadi peningkatan debit air maupun kondisi yang membahayakan.

Ketiga, kesiapan personel, peralatan evakuasi, kendaraan operasional, posko, tempat pengungsian, pangan, obat-obatan, dan bantuan dasar lainnya harus dipastikan setiap saat.

Keempat, camat dan kepala desa/lurah diminta memperkuat komunikasi dengan masyarakat agar tidak ada warga yang terlambat memperoleh informasi maupun bantuan.

Kelima, TNI dan Polri diminta terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam pengamanan, evakuasi, pengaturan lalu lintas di ruas jalan terdampak, serta menjaga keamanan dan ketertiban selama penanganan bencana.

“Pemerintah daerah tidak boleh menunggu sampai bencana menjadi lebih besar. Langkah antisipasi, kesiapsiagaan, koordinasi, dan respons cepat harus kita lakukan secara bersama-sama,” tegas Tiorita.

Ia berharap rapat Forkopimda tidak berhenti pada pembahasan, tetapi menghasilkan langkah konkret, pembagian tugas yang jelas, mekanisme koordinasi yang cepat, dan tindak lanjut yang dapat langsung dilaksanakan di lapangan.

“Saya berharap rapat hari ini tidak hanya menghasilkan pembahasan, tetapi juga langkah konkret, pembagian tugas yang jelas, mekanisme koordinasi yang cepat, serta tindak lanjut yang dapat langsung dilaksanakan di lapangan,” ujarnya.

Dalam sesi diskusi, Kajari Langkat Asbach, SH mengingatkan agar penanganan bencana tidak hanya berorientasi pada perbaikan infrastruktur seperti tanggul dan jalan, tetapi juga memperhatikan kondisi sosial masyarakat terdampak.

Terkait longsor, Asbach mengusulkan agar selain pemasangan police line, juga diberikan tanda peringatan lain yang lebih jelas untuk meningkatkan keselamatan warga di sekitar lokasi.

Sementara itu, Kasdim 0203/Langkat Mayor Inf Hasanuddin Batu Bara, S.Sos menyampaikan kesiapan unsur TNI untuk membantu perbaikan tanggul melalui gotong royong apabila kerusakan tidak terlalu panjang. Upaya tersebut dapat melibatkan unsur TNI yang berada di Kabupaten Langkat, termasuk personel Marinir dan Yonif.

“Yang bisa kita kerjakan bersama, mari kita kerjakan. Karena kondisi hujan saat ini sulit diprediksi, maka langkah cepat dan kolaborasi menjadi sangat penting,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Sekda Langkat H. Amril menyampaikan instruksi Plt Bupati kepada Dinas Lingkungan Hidup agar segera melakukan pemangkasan pohon-pohon tinggi di kawasan perkantoran yang berpotensi membahayakan keselamatan apabila terjadi angin kencang maupun cuaca ekstrem.

Menutup rapat, Tiorita mengajak seluruh unsur Forkopimda, perangkat daerah, pemerintah kecamatan dan desa/kelurahan, serta masyarakat untuk memperkuat kebersamaan dan kewaspadaan menghadapi potensi bencana.

“Kita bersama-sama menjaga Kabupaten Langkat agar tetap aman, tanggap, dan siap menghadapi berbagai kemungkinan bencana demi melindungi masyarakat serta menjaga stabilitas dan kesejahteraan di Negeri Bertuah,” pungkasnya.(rel)