Namun, sambil menunggu perbaikan permanen dimulai, Pemprov Sumut bersama Pemkab Langkat akan membangun akses sementara agar masyarakat tetap dapat menggunakan jalan tersebut.
Plt Bupati Langkat Tiorita Br Surbakti mengatakan pihaknya akan terlebih dahulu memperbaiki pipa saluran air bersih yang terputus. “Kami akan memperbaiki dulu pak pipanya yang terputus, biar masyarakat dapat air bersih,” ucapnya.
Tiorita juga menyampaikan terima kasih atas respons cepat Gubernur Sumut dalam mengantisipasi dampak longsor yang terjadi di Langkat.
Sementara itu, warga Desa Telaga, Kecamatan Sungai Bingei, Kabupaten Langkat, Ade Sembiring mengatakan, akibat jalan longsor, masyarakat sudah tiga pekan tidak mendapatkan air bersih. Terputusnya akses jalan juga menghambat distribusi barang serta aktivitas masyarakat dari Karo ke Langkat dan sebaliknya.
“Harapan kami kepada Bapak Gubernur agar jalan kami ini segera diperbaiki agar seluruh aktivitas masyarakat lancar. Begitu juga dengan ketersediaan air bersih yang terputus,” pungkasnya.(rel)






