Plt. Bupati Langkat Tiorita Dorong Lapas Langkat Jadi Pusat Pembinaan dan Ketahanan Pangan

oleh

Langkat (medanbicara.com) – Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Langkat, Tiorita Br Surbakti, SH, mendorong jajaran pemasyarakatan di Kabupaten Langkat tidak hanya fokus pada pembinaan warga binaan, tetapi juga mengembangkan program pemberdayaan yang mampu membekali mereka dengan keterampilan produktif sebelum kembali ke tengah masyarakat.

Hal itu disampaikan Tiorita saat menerima audiensi para Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan Rumah Tahanan Negara (Rutan) se-Kabupaten Langkat di Ruang VIP (Lounge) Kantor Bupati Langkat, Kamis (10/9/2026).

Pertemuan tersebut menjadi ruang silaturahmi sekaligus koordinasi untuk membahas berbagai persoalan dan program pemasyarakatan, mulai dari pembinaan lebih dari 1.300 warga binaan, pelayanan kesehatan, pemberantasan narkoba, kesiapsiagaan menghadapi banjir, hingga pengembangan lahan produktif untuk mendukung ketahanan pangan.

Hadir dalam audiensi Sekretaris Daerah Kabupaten Langkat H. Amril, S.Sos., M.AP, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Langkat Faisal Badawi, serta Plh. Kabag Umum Setdakab Langkat Beni.

Sementara jajaran pemasyarakatan yang hadir yakni Kepala Lapas Kelas IIA Narkotika Langkat Robinson Perangin-angin, Kepala Lapas Pemuda Kelas III Langkat Kenal Purba, Kepala Rutan Kelas IIB Tanjung Pura Fransisco Pandia, dan Kepala Rutan Kelas IIB Pangkalan Brandan Akmalun Ikhsan.

Dalam pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh keakraban itu, jajaran pemasyarakatan memaparkan kondisi serta berbagai program pembinaan yang diberikan kepada warga binaan.

Pembinaan tidak hanya diarahkan pada pembentukan kepribadian, tetapi juga peningkatan kemandirian dan keterampilan. Pelayanan kesehatan turut menjadi perhatian penting untuk memastikan hak-hak dasar warga binaan tetap terpenuhi selama menjalani masa pembinaan.

Jajaran UPT Pemasyarakatan juga menyampaikan pentingnya dukungan terhadap sarana dan prasarana mitigasi bencana, khususnya untuk menghadapi potensi banjir. Kesiapan tersebut diperlukan agar proses evakuasi warga binaan dapat dilakukan secara cepat dan aman apabila bencana terjadi.

Menanggapi hal itu, Tiorita menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Langkat siap memperkuat komunikasi dan koordinasi dengan jajaran pemasyarakatan.

Menurutnya, pembinaan warga binaan merupakan bagian dari upaya bersama untuk membangun masyarakat yang lebih baik. Karena itu, pemerintah daerah memandang penting adanya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung berbagai program positif di lingkungan Lapas dan Rutan.

“Kami menyambut baik silaturahmi dan koordinasi ini. Sinergi yang baik sangat diperlukan agar berbagai program pembinaan dan pelayanan kepada warga binaan dapat berjalan optimal,” ujar Tiorita.