“Ini akan terus kita dorong sehingga belanja P-APBD nanti sudah bisa melalui e-marketplace,” ujar David.
Menurutnya, semakin banyak pelaku usaha lokal yang terdaftar dan siap menyediakan produknya melalui lokapasar, semakin besar pula peluang belanja pemerintah memberikan dampak langsung terhadap aktivitas ekonomi masyarakat Kabupaten Langkat.
Perwakilan Presiden Direktur PT Air Mas Perkasa, Aldo Reza Sayuda, turut mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Langkat dalam mendorong transformasi digital pada pengadaan barang/jasa pemerintah.
Ia menilai komitmen tersebut menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam membangun tata kelola pengadaan yang lebih transparan sekaligus memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan efektivitas dan akuntabilitas proses pengadaan.
“Komitmen nyata Pemerintah Kabupaten Langkat dalam mendorong digitalisasi dan transparansi dalam membelanjakan barang dan jasa patut diapresiasi,” katanya.
Ia berharap pelaksanaan sosialisasi dan bimbingan teknis tersebut dapat memperkuat implementasi pengadaan barang/jasa pemerintah berbasis digital di Kabupaten Langkat.
“Semoga dengan kegiatan ini terwujud Pemerintah Kabupaten Langkat yang cepat, transparan dan terdokumentasi dengan baik,” harapnya.
Melalui optimalisasi e-purchasing melalui Katalog Elektronik dan lokapasar AyooMall, Pemerintah Kabupaten Langkat diharapkan tidak hanya mempercepat transformasi digital dalam pengadaan barang/jasa pemerintah, tetapi juga memperluas kesempatan pelaku usaha lokal untuk berpartisipasi dalam memenuhi kebutuhan pemerintah daerah.(rel)






