Plt. Bupati Langkat Tiorita Gerak Cepat Tangani Banjir Besitang

oleh

Dukungan logistik telah disalurkan secara bertahap. Pada Minggu (11/10/2026), tim BPBD Langkat memberikan bantuan berupa 10 kotak mi instan, sembilan karung beras, dan satu kotak minyak goreng untuk para pengungsi di Kecamatan Besitang.

Pada Senin (12/10/2026), tim BPBD kembali menyalurkan bantuan secara terpisah berupa 50 karung beras dan 50 kotak mi instan untuk pengungsi di Besitang.

Pada hari yang sama, bantuan logistik dari Dinas Sosial juga diserahkan kepada Camat Besitang. Bantuan tersebut terdiri atas 30 karung beras masing-masing seberat 10 kilogram, 30 kotak mi instan, 30 papan telur, 150 paket pakaian anak, 100 stel pakaian bayi, 200 potong pakaian dewasa, 75 selimut, 30 paket family kit, 30 paket kidsware, dua kotak makanan anak, tiga kotak makanan siap saji, 10 tenda gulung, dan dua unit tenda prisma.

Seluruh bantuan tersebut ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, terutama warga yang masih berada di lokasi pengungsian.

Selain bantuan logistik, pelayanan kesehatan juga diberikan kepada warga terdampak. Puskesmas Besitang mengerahkan tenaga kesehatan untuk melakukan pemeriksaan secara bergerak (mobile) di sejumlah lokasi pengungsian, termasuk Masjid Raya Besitang dan madrasah di Desa Sekoci.

Berdasarkan pemeriksaan sementara, keluhan kesehatan yang paling banyak ditemukan adalah batuk dan pilek. Namun, pelayanan kesehatan di Desa Sekoci masih menghadapi kendala distribusi obat karena akses jalan belum dapat dilalui akibat banjir. Untuk sementara, bidan Pustu yang bertugas di wilayah tersebut menggunakan persediaan obat yang tersedia di rumahnya.

Sebagian tenaga kesehatan di Besitang juga turut terdampak banjir. Meski demikian, pelayanan kepada masyarakat tetap diupayakan melalui pembagian tugas antara tenaga kesehatan di lapangan dan Puskesmas Besitang yang beroperasi selama 24 jam.

Pemerintah Kabupaten Langkat melalui BPBD, Dinas Sosial, jajaran kecamatan dan desa, serta tenaga kesehatan terus bersinergi untuk memastikan keselamatan warga, pemenuhan kebutuhan dasar, dan pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak hingga kondisi berangsur pulih. (rel)