Ia menambahkan, masukan tersebut mencakup berbagai hal mendetail yang sebelumnya belum terpikirkan dan menjadi inspirasi untuk melakukan pembenahan.
“Senang sekali tadi kami diberikan masukan. Ada hal-hal mendetail yang mungkin selama ini tidak terpikirkan oleh kami. Ini tentunya menjadi inspirasi untuk terus melakukan pembenahan,” katanya.
Dalam peninjauan itu, Edward Hutabarat mengapresiasi produk-produk yang dipamerkan di Galeri Mustika Deli. Ia menekankan pentingnya desain produk yang menarik, fungsional, praktis, dan terjangkau.
Berbekal pengalaman selama 25 tahun mendalami UMKM dan budaya di berbagai daerah di Indonesia, Edward menekankan empat prinsip pengembangan produk lokal, yakni identitas, kualitas, kreativitas, dan kesederhanaan.
“Yesterday, today harus sustain for tomorrow,” ujarnya, menekankan pentingnya kesinambungan antara warisan budaya masa lalu dan kreativitas masa kini agar produk lokal terus berkembang.
Melalui pembenahan berkelanjutan dan sinergi dengan tenaga berkompeten, Dekranasda Kota Medan diharapkan dapat mengembangkan Galeri Mustika Deli sebagai ruang promosi yang semakin representatif sekaligus memperluas pemasaran produk UMKM dan perajin lokal.(rel)






