Ia juga menjelaskan bahwa pembangunan dan perbaikan infrastruktur membutuhkan proses serta tahapan yang harus dilaksanakan secara terencana. Karena itu, penanganan jalan di Kabupaten Langkat dilakukan secara bertahap agar kebutuhan masyarakat dapat dipenuhi secara berkelanjutan.
Selain memastikan kualitas pengerjaan, Tiorita menekankan pentingnya menjaga jalan yang telah diperbaiki agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang. Salah satu langkah yang menjadi perhatian ialah pengendalian tonase kendaraan yang melintas, sehingga kondisi jalan tetap terjaga dan tidak cepat mengalami kerusakan akibat beban kendaraan yang melebihi kapasitas.
Untuk itu, ia meminta Camat Secanggang berkoordinasi terkait pengaturan batas tonase kendaraan yang diperbolehkan melintasi jalan tersebut.
“Setelah jalan ini selesai, saya meminta kepada Camat Secanggang untuk berkoordinasi terkait batas tonase jalan ini, sehingga jalan bisa bertahan lama dan bermanfaat bagi masyarakat,” tegasnya.
Tiorita berharap, perbaikan jalan Kampung Nangka–Kepala Sungai tidak hanya meningkatkan kualitas akses transportasi, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap kehidupan masyarakat. Jalan yang lebih baik diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga, menunjang kegiatan usaha, memudahkan distribusi barang, serta mendukung aktivitas sosial dan ekonomi di Kecamatan Secanggang.
Melalui peninjauan ini, Pemerintah Kabupaten Langkat menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas infrastruktur secara bertahap. Upaya tersebut juga perlu diiringi dengan pengawasan, pengendalian tonase kendaraan, dan pemeliharaan bersama agar jalan yang telah diperbaiki tetap berfungsi optimal serta memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.(rel)






