“Kalau bisa tahun depan festival layang-layang digelar di tempat yang bisa dijual pariwisatanya. Jadi bukan hanya kegiatan layang-layangnya, tetapi juga tempat wisata di Sumut yang bisa kita promosikan,” ujar Bobby Nasution.
Festival Layang-Layang Piala Gubernur Sumut berlangsung selama dua hari, 9-10 Mei 2026, dan diikuti lebih dari 1.000 peserta dari berbagai daerah. Bobby mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat terhadap kegiatan tersebut.
“Saya apresiasi kegiatan festival layang-layang ini. Pesertanya lebih dari seribu orang, dan ini sangat menarik di tengah era digitalisasi sekarang,” katanya.
Bobby juga menilai permainan tradisional perlu terus dilestarikan karena mampu membangun kreativitas anak-anak. Menurutnya, permainan seperti layang-layang memiliki nilai edukasi dan sosial yang penting di tengah dominasi penggunaan gawai.






