SIMALUNGUN (medanbicara.com) – Bupati Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih, bersama Wakil Bupati Simalungun, Benny Gusman Sinaga, dan jajaran Forkopimda menghadiri acara Haul ke-17 Tuan Guru Batak (TGB) Syekh Abdurrahman Rajagukguk QS sekaligus peresmian Rumah Peradaban Tahfiz Qur’an Haji Dr. Sugiat Santoso. Kegiatan berlangsung di Pondok Persulukan Serambi Babussalam, Desa Jawa Tongah, Kecamatan Hatonduhan, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Sabtu (17/10/2026).
Kegiatan yang sarat nilai keagamaan dan kemanusiaan ini menjadi momentum penting untuk mengenang jasa dan perjuangan ulama dalam menyebarkan ajaran Islam, memperkuat nilai-nilai spiritualitas, serta mempererat persaudaraan dan kepedulian antarwarga masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Simalungun menyampaikan rasa terima kasih kepada Tuan Guru Batak Syekh Dr. Ahmad Sabban elRahmaniy Rajagukguk, MA, beserta keluarga besar Pondok Persulukan Serambi Babussalam atas undangan dan terselenggaranya kegiatan yang penuh berkah tersebut.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Simalungun, kami mengucapkan terima kasih karena telah diundang dalam acara Haul ke-17 Tuan Guru Batak. Puji syukur kita dapat hadir dalam keadaan sehat walafiat. Semoga seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar. Kami juga mengucapkan selamat atas peresmian Rumah Peradaban Tahfiz Qur’an Haji Dr. Sugiat Santoso,” ujar Bupati.
Bupati menegaskan bahwa peringatan haul bukan sekadar tradisi mengenang wafatnya seorang tokoh agama, melainkan kesempatan nyata untuk meneladani ilmu, akhlak mulia, serta perjuangan almarhum dalam membimbing umat dan menyebarkan nilai-nilai kebaikan.
“Semoga seluruh amal ibadah almarhum Tuan Guru Batak Syekh Abdurrahman Rajagukguk QS diterima oleh Allah SWT dan mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya,” tambahnya.
Terkait diresmikannya Rumah Peradaban Tahfiz Qur’an, Bupati menyampaikan apresiasi yang tinggi. Menurutnya, keberadaan lembaga pendidikan Al-Qur’an ini merupakan langkah strategis dalam membina generasi muda agar tidak hanya mampu membaca dan menghafal Al-Qur’an, tetapi juga memahami serta mengamalkan nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya dalam kehidupan sehari-hari.
“Dari tempat yang sederhana ini, kita berharap akan lahir para hafiz dan hafizah yang menjadi benteng moral bangsa, membawa keberkahan, serta menjaga generasi muda dari berbagai pengaruh negatif zaman,” pesan Bupati.
Bupati juga mengajak seluruh elemen masyarakat mulai dari pengurus, pembina, ustaz dan ustazah, hingga orang tua untuk bersinergi membimbing anak-anak agar senantiasa istiqamah bersama Al-Qur’an. Pemerintah Kabupaten Simalungun menyambut baik kehadiran rumah tahfiz ini sebagai sarana penting pendidikan keagamaan, pembentukan karakter, dan penguatan nilai-nilai Islam di tengah masyarakat.
Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, H. Dr. Sugiat Santoso, SE., MSP, yang turut hadir dalam acara tersebut menyampaikan bahwa peringatan haul ini memiliki makna mendalam, terlebih dengan diresmikannya Rumah Peradaban Tahfiz Qur’an yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas pendidikan Al-Qur’an dan pembinaan karakter generasi muda.






