Medan (medanbicara.com) – Warga Jalan Pintu Air IV, Kelurahan Simalingkar B, Kecamatan Medan Tuntungan mengeluhkan banyak jalan yang berlubang di kawasan itu.
Dampaknya, sudah banyak pengendara yang jadi korban jatuh, maupun meninggal saat melewati jalan yang berlubang itu digenangi air saat hujan.
Selain itu, karena lubang yang lumayan dalam, membuat pengendara hati-hati melintas sehingga menyebabkan macat. Apalagi di saat jam sibuk, seperti anak sekolah yang akan berangkat menuju sekolahnya masing-masing dan warga yang hendak pergi bekerja.
“Susah kali kalau jalannya banyak berlobang. Harus antre untuk melewati jalan itu karena lubangnya lumayan dalam. Jadi agak terganggu juga,” keluh Nina Ginting yang sehari-hari melintasi jalan tersebut untuk mengantarkan anaknya di sekolah swasta yang ada di Jalan Pintu Air IV.






