Wali Kota Mahyaruddin Salim Hadiri Pengukuhan Pengurus Dekranasda Kota Tanjungbalai Masa Bakti 2025-2030

oleh
Pengukuhan Pengurus Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Tanjungbalai Masa Bakti 2025 - 2030.(Vin/Ist)

Tanjungbalai  (medanbicara.com)-Wali Kota Tanjungbalai, Mahyaruddin Salim didampingi Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Tanjungbalai, Mashandayani Mahyaruddin menghadiri pelantikan pengurus Dekranasda Kota Tanjungbalai masa bakti 2025–2030.

Pelantikan dilakukan oleh Ketua Dekranasda Kota Tanjungbalai dilaksanakan di Pendopo rumah dinas Wali Kota Tanjungbalai, Kamis (4/12/2025).

Dalam sambutannya, Wali Kota Tanjungbalai, Mahyaruddin Salim menyampaikan apresiasi dan harapan besar terhadap peran Dekranasda dalam memajukan sektor kerajinan dan ekonomi kreatif daerah.

“Atas nama Pemerintah Kota Tanjungbalai, menyampaikan selamat dan sukses kepada Ketua beserta seluruh pengurus yang baru saja dilantik. Saya yakin dan percaya bahwa jajaran yang terpilih merupakan pribadi yang memiliki komitmen kuat, dedikasi tinggi dan semangat membangun yang luar biasa,” ujarnya.

Saya berharap kepada Ketua dan Ibu Wakil Ketua beserta pengurus untuk terus bersinergi dan berkolaborasi mewujudkan Visi Pemerintah Kota Tanjungbalai EMAS.

“Saya mengajak seluruh pengurus untuk bekerja dengan profesional, penuh integritas, serta mengutamakan kepentingan masyarakat untuk mewujudkan Dekranasda Kota Tanjungbalai menjadi organisasi yang semakin kuat, produktif, dan membawa nama baik Kota Tanjungbalai di tingkat nasional,” ujarnya.

Ia munuturkan, Saya percaya dengan semangat kolaborasi antara Pemerintah, Dekranasda, dan para perajin maka sektor kerajinan di Kota Tanjungbalai akan semakin maju dan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap masyarakat.

Peningkatan kesejahteraan pengurus Dekranasda yang baru saja dilantik saya harapkan menjadi garda terdepan dalam melestarikan tradisi dan warisan budaya daerah melalui karya kerajinan yang berkualitas, mendorong dan inovasi desain peningkatan mutu produk, agar mampu bersaing dengan daerah lain, memperkuat jejaring kemitraan dengan pemerintah, pelaku usaha, komunitas kreatif, dan lembaga pendidikan dan memanfaatkan platform digital untuk memperluas pemasaran produk kriya lokal.