Muhammad Fahri (11). (ist)
Loading...

DELISERDANG (medanbicara.com) – Muhammad Fahri (11), mengidap penyakit kelainan genetik sejak umur 3 bulan. Warga Gang Misri Nomor 316 Dusun IV, Desa Bangun Rejo Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Sumut ini sudah berulang kali berobat. Namun penyakitnya tak kunjung sembuh. Akibat penyakit yang diderita itu, Muhammad Fahri pun tak bersekolah.

Yudi (46), ayah kandung Muhammad Fahri ketika dikonfirmasi, Selasa (5/11/2019) siang bercerita, jika anak semata wayangnya yang lahir operasi sesar dengan berat 3,5 kg itu tak menduga jika anaknya mengidap penyakit yang susah disembuhkan itu. Awalnya, lanjut pria yang kerja serabutan itu, ketika anaknya berusia tiga bulan ada tumbuh seperti disundut rokok di bawah kelopak matanya. “Lukanya seperti melepuh,” sebutnya.

Setiap hari, luka itu pun makin membesar. Maka untuk mencegah tumbuh lebih besar lagi, maka luka dipecahkan dan mengeluarkan cairan. “Kalau tidak dipecahkan, maka luka seperti disundut rokok itu makin membesar,” sebut Yudi

Meski sudah dipecahkan, namun luka itu tumbuh lagi. Tapi ketika dipecahkan yang keluar bukan cairan air lagi tapi cairan mirip seperti darah. Selanjutnya Yudi membawa anaknya berobat ke RSUD Deli Serdang tahun 2018 lalu dan opname selama 2 pekan. Dari hasil pemeriksaan medis disebutkan jika Muhammad Fahri mengidap imun lemah, stepen jonson, ventigus gulosa.

Kemudian Muhamamd Fahri dirujuk untuk berobat ke Rumah Sakit Umum Pirngadi Medan. Dari hasil pemeriksaan medis, Muhammad Fahri mengidap kelainan genetik. “Anakku opname selama 10 hari di Rumah Sakit Umum Pirngadi,” ujarnya

Atas bantuan pihak Desa Bangun Rejo dan Sekcam Tanjung Morawa, Selasa (5/11/2019) Muhammad Fahri kembali menjalani perobatan di RSUD. “Baru masuk rumah sakit lagi anakku, rencananya 2 atau tiga hari ini akan dirujuk lagi ke RSUP Adam Malik atau Rumah Sakit Haji di Medan,” pungkasnya. (man)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY