Warga Pakpak Barat Ditemukan Tewas Berdarah-Darah di Pinggir Jalan, Diduga Tabrak Pohon Tumbang

Kondisi korban saat ditemukan. (Ist/man)

Deli Serdang (medanbicara.com)-Asnidar Boang Manalu (41), warga Desa Kuta Babo, Kecamatan Tinada, Kabupaten Pakpak Barat ditemukan tewas berdarah-darah, di Jalan Umum Dusun I, Namo Suro Baru, Desa Namo Suro Baru, Kecamatan Biru-Biru, Kabupaten Deli Serdang, Jumat (17/7/2020) sekira pukul 02.15 Wib.

Informasi dihimpun, Jumat (17/7/2020) sekira pukul 03.31 Wib, Ps Kanit Identifikasi Polresta Deli Serdang dihubungi oleh Kanit Reskrim Polsek Biru-biru Polresta Deli Serdang, Ipda Tangi Sitanggang SH menginformasikan bahwa adanya penemuan mayat di pinggir jalan, tepatnya di Jalan Umum Dusun I, Namo Suro Baru, Desa Namo Suro Baru, Kecamatan Biru-Biru, Kabupaten Deli Serdang.

Kemudian pukul 04.28 Wib Tim Identifikasi Polresta Deli Serdang menujuh lokasi tempat kejadian (TKP). Sekira pukul 05.30 Wib Tim Identifikasi Polresta Deli Serdang tiba di TKP dan melakukan olah TKP dengan melakukan pemotretan secara umum dan khusus terhadap barang bukti serta terhadap korban yang ditemukan tergeletak di pinggir jalan dengan posisi telungkup.

Saat dilakukan pemeriksaan terhadap kondisi korban ditemukan dalam keadaan berdarah atau mengeluarkan darah dari hidung dan mulut korban.

Selain itu, dalam tubuh korban juga ditemukan luka memar dan lecet serta patah tulang rusuk dada sebelah kanan, luka memar dan lecet di bawah leher, luka di kepala sebelah kiri sepanjang 5 cm, luka memar dan lecet di tangan siku tangan kanan, luka lecet punggung tangan kanan dan jari tengah kanan, luka lecet jempol tangan kiri dan jari telunjuk kiri, luka lecet pada lutut sebela kiri, luka lecet mata kaki sebela kiri, luka lecet pada tumit kiri sebela kiri.

Selanjutnya tim identifikasi melakukan pemeriksaan kantong celana korban dan ditemukan satu buah dompet yang berisikan uang sebanyak Rp300.000, satu lembar KTP atas nama Asnidar Boang Manalu dan satu lembar Kartu Indonesia Sehat atas nama korban.

Kemudian tim identifikasi melakukan olah TKP di sekitar kejadian dan ditemukan satu sepeda motor Honda 250 warna hitam abu-abu BK 6498 ACR sekitar 50 meter dari posisi korban.

Sepeda motor ditemukan dalam keadaan mati serta masuk gigi namun kunci kontak tidak ada serta tertutup pelepah kelapa sawit yang masih kecil.

Setelah selesai dilakukan olah TKP selanjutnya Tim Inafis memasukkan mayat tersebut ke dalam kantong mayat guna dibawa ke RS Bhayangkara untuk dilakukan otopsi guna mengetahui penyebab kematian korban.

Dari hasil olah TKP Tim Inafis diduga Korban mengalami lakalantas tunggal, dimana korban mengendarai sepeda motor dengan kecepatan tinggi dan menabrak batang pohon kayu yang tumbang ke jalan.

Batang pohon kayu tersebut telah dipotong, namun hanya sampai setengah jalan dan korban menabrak ujung potongan kayu tersebut dan mengenai dada korban sebelah kiri hingga tulang rusuk korban patah. (man)

Mungkin Anda juga menyukai