Wabup Asahan Tinjau Tanggul dan Normalisasi Sungai di 2 Kecamatan


KISARAN (medanbicara.com) – Wakil Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin SSos M.Si didampingi Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas PUPR dan Kepala Bidang Binamarga melakukan peninjauan terkait pembuatan tanggul yang jebol di Desa Suka Makmur, Kecamatan Pulo Bandring dan normalisasi saluran pembuangan air di Dam Alam Bali, Desa Silau Maraja Kecamatan Setia Janji, Jumat (01/10/21).

Aliran sungai Sei Silau Tua melewati Desa Suka Makmur Kecamatan Pulo Bandring, berbatasan langsung dengan Kabupaten Asahan. Jebolnya tanggul itu menyebabkan Desa Suka Makmur mengalamai banjir, sehingga Wakil Bupati Taufik Zainal meninjau langsung pembuatan tanggul jebol dan memerintahkan Dinas PUPR menurunkan alat berat di Desa Suka Makmur.

Selain itu, Wakil Bupati juga meninjau normalisasi sungai Sei Silau Tua yang mengalir melewati Kecamatan Meranti. Pendangkalan sungai Sei Silau Tua yang mengakibatkan sering terjadinya banjir dan fungsi Dam yang tidak optimal.

Di Dam Alam Bali, Desa Silau Maraja Kecamatan Setia Janji, Pemkab Asahan melalui Dinas PUPR menurunkan alat berat untuk mengeruk normalisasi sungai. Pengerjaan itu juga dibantu swadaya masyarakat.

Di sela sela peninjauan, Taufik mengatakan kegiatan yang dilakukan merupakan tindak lanjut dalam mengatasi permasalahan banjir di wilayah Kabupaten Asahan.

“Kita sengaja turun ke lapangan untuk melihat langsung titik-titik yang menjadi penyebab terjadinya banjir apabila curah hujan tinggi sehingga normalisasi saluran air ini tepat sasaran,” tegas Taufik.

Masyarakat mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Asahan atas langkah tersebut. Masyarakat di Desa Suka Makmur, Pulo Bandring dan Desa Silau Maraja, Setia Janji juga menyampaikan agar normalisasi dan perbaikan benteng ini, desa mereka tidak terkena banjir lagi kedepannya.

Terkait dengan hal tersebut, Taufik merespon agar seluruh lapisan masyarakat tetap saling waspada dan bekerjasama guna mengatasi permasalahan banjir ini.

“Karena itu kita berharap dukungan dari seluruh lapisan masyarakat untuk senantiasa menggalakkan gotong-royong dalam membersihkan saluran air. Persoalan banjir tentunya juga tidak lepas dari peran masyarakat dalam mengatasinya,” jawab Taufik.(YS)

Mungkin Anda juga menyukai