PT. TSI Mantapkan Program SAMTAKU Pada Tiga Sekolah Dasar di Berastagi

Berastagi (medanbicara.com) – PT. Tirta Sibayakindo konsisten membantu akses hak kesehatan pada anak. Lewat peringatan Hari Anak Nasional tahun 2022, PT. TSI kembali memperkuat komitmennya pada anak di Berastagi melalui penguatan program SAMTAKU.


Program SAMTAKU sendiri adalah gerakan Sampahku Tanggung Jawabku yang diinisiasi oleh Danone Aqua.Secara Nasional,program ini telah berjalan, setelah dilakukannya penandatanganan kerjasama antara Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dengan PT. Tirta Investama (DANONE AQUA) dalam pembinaan generasi muda peduli pengelolaan sampah, pada medio Januari 2022 lalu.


Dasar itu, termasuk saat gelaran Hari Anak Nasional tahun 2022 ini, PT. TSI kembali membumikan agenda besar tersebut di tiga sekolah dasar yang berada di jalan Kejora,Kelurahan Gundaling I, Kecamatan Berastagi, Kabupaten Karo.


Adalah SDN 040457, SDN 040461 dan SDN 047160 yang didaulat mendapatkan pelayanan SAMTAKU PT. TSI melalui mitra Yayasan Cipta Fondasi Komunitas.


Pilihan terhadap ketiga sekolah ini dalam menyelenggarakan kegiatan saat peringatan HAN 2022 ini juga dilatarbelakangi status salah satu SD di kawasan Kejora yang pernah mendapatkan penghargaan Sekolah Adiwiyata Nasional dari Kemendikbud dan KLHK.


Ditengah 800 siswa dan 51 tenaga pendidik,PT. TSI melalui CFK dan guru bersertifikat pelatihan dari Danone-Aqua pada tahun 2019, Samuel Sinaga, S.Pd, menerangkan lebih tentang hak – hak anak mendapatkan akses kesehatan, selain hak lainnya.
Melalui cara – cara yang sederhana, anak – anak diberikan pemahaman mengenai hal yang terkait dukungan bagi akses kesehatan, yang salah satunya bersumber dari tata kelola sampah.


Karena menurut guru SDN 040457 ini, baiknya pengelolaan sampah berhubungan dengan rasa nyaman dan sehat anak – anak di lingkungan sekolah dan rumah.


Ratusan siswa tampak larut dengan gaya Samuel memaparkan ragam pengertian menyangkut sampah, asal, daya jelajah hingga dampak sampah pada manusia, termasuk siswa. Mereka terdengar kompak bernyanyi 3 cara pengelolaan sampah.
“Kita ingin anak anak terampil memilih dan memilah sampah baik di sekolah maupun di rumah masing- masing. Mulai hari ini untuk memasifkan cara pandang itu , kita akan rutin menyanyikan lagu 3 cara kelola sampah setiap selesai senam pagi. Agar para siswa dapat terus mengingat makna dari Sampahku Tanggung Jawabku,”ujar Samuel.


Sementara itu, Stakeholder Manajer PT. Tirta Sibayakindo Esron Siringoringo menyambut gembira antusiasme siswa dan guru di lokasi kegiatan. Ini menurutnya selaras dengan tujuan Danone Aqua dalam melakukan edukasi kepada anak sejak usia dini tingkat sekolah dasar. Tujuannya agar tumbuh anak Indonesia yang sehat.


“Ini adalah upaya kami (Danone Aqua) dalam mendukung pertumbuhan anak Indonesia yang sehat, yang akan selalu berbuat baik kepada lingkungannya,” terang Esron.
Gelora SAMTAKU yang rutin dilaksanakan ini tegas Esron, adalah bahagian penting dari visi besar Danone melalui “One Planet One Heart”. Sebabnya, kesehatan papar Esron berkaitan erat dengan pengelolaan lingkungan.


“Visi besar Danone sama dengan visi besar Indonesia. Untuk itu ini adalah tanggung jawab bersama semua pihak,termasuk kami. Untuk itu akan terus kita dukung penerapannya,” pungkas Esron.(nang).

Mungkin Anda juga menyukai