CALEG GOLKAR

Mantan Bupati Tapteng Jadi Tersangka Kasus Penipuan

Ilustrasi

MEDAN (medanbicara.com)-Direktorat Reserse Kriminal Umum (Dit Reskrimum) Polda Sumatera Utara menetapkan mantan Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng), Syukran Tanjung menjadi tersangka dalam kasus dugaan penipuan dan penggelapan.
Kasus yang menjeratnya terjadi saat menjabat sebagai bupati.

Kabid Humas Polda Sumut, AKBP Tatan Dirsan Atmaja mengatakan, mantan bupati tersebut sebelumnya dilaporkan oleh pelapor yang bernama Joshua Maruduttua Habeahan pada 30 april 2018 dengan nomor LP 546/IV/2018/ SPKT III.

Dimana, terlapor ada dua orang yaitu Amirsyah Tanjung dan Sukran Jamilan Tanjung.

“Dari hasil pemeriksaan sementara terhadap sejumlah saksi, Joshua Marudutua (pelapor) bertemu dengan Amirsyah Tanjung (terlapor satu). Keduanya, membahas akan ada pengerjaan proyek kontruksi senilai Rp5 miliar. Nah, Syukran yang menjabat sebagai Bupati yang memerintahkan Amirsyah untuk meminta sejumlah uang administrasi,” terang Tatan, Jumat (18/5/2018).

Uang yang diminta oleh Syukran Tanjung melalui Amirsyah Tanjung kepada Joshua sebesar Rp450 juta. Lantas, pelapor berharap akan diberikan sejumlah proyek, salah satunya pembangunan kontruksi. Uang tersebut pun dikirim melalui bank.

“Hubungan Syukran dengan Amirsyah adalah saudara kandung. Meskipun sudah memberikan sejumlah uang, proyek yang dijanjikan tidak kunjung ada. Dari hasil gelar perkara, bukti mencukupi dan keduanya ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini,” tandasnya. (pjs)

Mungkin Anda juga menyukai