Warga Tanjungbalai Gotong Royong Perbaiki Jalan DI Panjaitan yang Rusak Parah

Tanjungbalai (medanbicara.com)-Jalan penghubung Kota Tanjungbalai-Asahan, tepatnya di Jalan DI Panjaitan Lingkungan IV, Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Sei Tualang Raso rusak parah seperti perladangan dan kolam memancing ikan.

Akibatnya, warga yang ada di daerah tersebut melakukan gotong royong menimbun jalan tersebut, dengan menggunakan pasir dan padas, serta meminta bantuan seikhlas hati dari pengguna jalan yang sedang melintas, Senin (8/9/2020).

Salah seorang pengguna jalan, Badol (57)
ketika diminta tanggapannya terkait penimbunan jalan yang berlobang oleh warga, merasa bersyukur karena ada warga yang peduli dengan lingkungan, sementara pemerintah Kota Tanjungbalai sepertinya tutup mata terhadap jalan yang sudah rusak parah.

Sementara keterangan seorang warga setempat, Yus (60) yang ikut mengerjakan penimbunan jalan tersebut mengatakan, baru-baru ini telah terjadi tabrakan gara-gara mengelakkan jalan yang berlobang. Sampai detik ini tidak ada tanda-tanda dari pemerintah terkait akan memperbaikinya, sehingga masyarakat setempat tergerak hati untuk memperbaikinya sebelum jatuh korban lebih banyak lagi.

Sementara itu ditempat terpisah Ketua Satuan Mahasiswa dan Pelajar Anak Tanjungbalai (SAMPAN), Mara Fenci Lubis menyatakan kepada wartawan, memberikan apresiasi kepada warga yang telah tanggap dan peduli terhadap Jalan DI Panjaitan yang rusak parah, karena hampir 5 tahun tidak pernah tersentuh perawatannya oleh Pemerintah.

“Kita tahu bahwa Jalan DI Panjaitan gaweannya Provinsi, tapi tidak menutup kemungkinan peran serta Pemerintah Daerah Tanjungbalai untuk memperjuangkan jalan tersebut, karena alangkah mirisnya para para pemerintah sesuai pangkat dan tugasnya masing masing dalam membenahi kota ini tidak memiliki semangat pembangunan sehingga tidak mampu memperbaikinya,” katanya.

Masih menurut Fenci, bahwa keterangan mantan anggota DPRD kota Tanjungbalai Suhibbon Sinaga pada media elektronik mengaku pada tahun 2018 sudah dianggarkan dana pembangunannya, namun sampai saat ini tidak ada realisasi dari Pemerintah, sehingga menjadi tanda tanya besar kemana anggaran tersebut dialokasikan. (dev)

Mungkin Anda juga menyukai