Kapolsek Galang AKP I Harahap Didampingi Kasubbag Humas Polres Deli Serdang AKP Rita Santhi memaparkan tersangka. (man)

DELISERDANG (medanbicara.com)– Meski usia masih 20 tahun tak mengurangi nyali Erik Purnomo untuk melakukan aksi begal. Bersama dua temannya yang masih buron, warga Dusun I Desa Jaharun A, Kecamatan Galang, Kabupaten Deli Serdang, Sumut, itu nekat mau membegal seorang oknum TNI AD. Wow!

Sadar jika dirinya mau dibegal, Supriyadi (41), yang tinggal di Asmil Gud Mura Kecamatan Galang ini tancap gas bersama mobilnya melapor ke Polsek Galang.

Pengakuan Erik Purnomo, kejadian ini terjadi Senin (15/10/2018) sekira pukul 00.30 Wib. Ketika itu korban baru pulang dari Kecamatan Lubuk Pakam dengan mengendarai mobil.

Saat melintas di Jalan Pandu Pondok Asam, Galang, korban melihat seorang seorang pria sedang berdiri di tengah jalan sambil mengacungkan dan membawa senjata tajam.

Tersangkja Erik Purnomo menyuruh korban untuk berhenti. Melihat hal itu, korban langsung tancap gas dan tidak mau berhenti. Selanjutnya tersangka memaki dan mengancam korban. Mobil korban juga dilempar tapi tidak kena.

Kemudian korban mengontak personel Polsek Galang dan menuju tempat kejadian. Tiba di lokasi tersangka mencoba memberhentikan personel Polsek Galang sambil mengancam dengan pisau. Tapi personel Polsek Galang tak takut dan langsung mengamankannya.

“Aku dan dua kawan ku sudah minum tuak dulu. Niat merampok kami rencanakan saat minum. Dua kawan ku menunggu tak jauh dari tempat ku berdiri sambil melempar korban yang akan dibegal atau dimangsa,” sebut bungsu dari tiga bersaudara pekerja kilang batu bata itu.

Kapolsek Galang, AKP I Harahap SH didampingi Kasubbag Humas Polres Deli Serdang, AKP Rita Santhi dalam paparannya Jumat (19/10/2018) menyebutkan jika tersangka Erik Purnomo dijerat pasal 365 ayat (1) dan (2) ke 1e dan 2e KUH Pidana subsidair pasal 2 ayat (1) UU Darurat Nomor 12 tahun 1951 dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun,” sebutnya. (man)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY