Tersangka saat ditunjukkan polisi. (msc)

MEDAN (medanbicara.com)–ST alias Anto (38), nekat menusukkan gunting ke arah korbannya gara-gara tak dikasi uang makan. Sempat kabur bebarapa hari, namun akhirnya jadi ayam sayur setelah berhasil ditangkap petugas Polsek Sunggal.

Saat ini, warga Jalan Pinang Baris, Gang Pendidikan, Pasar V, Kelurahan Kampung Lalang, Kecamatan Medan Sunggal, itu telah dijebloskan ke sel tahanan untuk proses hukum selanjutnya, Jumat (12/10/2018).

Preman Simpang Kampung Lalang Medan ini ditangkap setelah memalak korbannya, Firman Aritonang (28), warga Jalan Cempaka Blok V, Kelurahan Cinta Damai, Kecamatan Medan Helvetia.

Pemalakan dilakukan tersangka saat korban baru saja turun dari bus yang membawanya dari Rantauprapat. Saat turun di Simpang Kampung Lalang, ia langsung didatangi tersangka langsung menghunus gunting dan meminta uang.
“Sini uang makan,” kata tersangka saat itu.

Korban menolak permintaan tersangka. Emosi langsung menusukkan gunting yang dipegangnya ke arah korban. Tusukan itu ditangkis korban hingga tangannya terluka.

“Tangan korban terluka,” kata Kapolsek Sunggal, Kompol Yasir Ahmadi SH SIK melalui Kanit Reskrim, Iptu Philip Purba SH MH, didampingi Panit I Reskrim, Ipda Jeffri Simamora SH.

Usai menerima laporan korban, Tim Pegasus Polsek Sunggal bersama orangtua korban langsung mengamankan tersangka.

“Dari tangan tersangka kita amankan satu buah gunting yang digunakan tersangka dalam menjalankan aksinya,” kata Iptu Philip Purba.

Iptu Philip mengatakan, tersangka selama ini kerap memalak warga yang turun di Simpang Kampung Lalang.

“Tersangka dijerat dengan Pasal 351 subs Pasal 335 ayat 1 KUHP dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara,” pungkasnya. (msc)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY