Kondisi mobil yang dikemudikan Arlandos Ginting. (mdc)
Loading...

MEDAN (medanbicara.com)– Arlandos Ginting, warga Jalan Bambu II No 111, Kelurahan Jatimulya, Kecamatan Tambun Selatan, Bekasi, tewas tak lama setelah mobil yang dikemudikannya menabrak tembok pembatas jalan, Sabtu (29/12/2018) malam.

Insiden maut itu terjadi persis di bawah Fly Over Jalan Jamin Ginting, Kelurahan Klawa Bekala, Kecamatan Medan Johor, sekira pukul 22.45 Wib.

Belum diketahui penyebab pasti kenapa mobil Toyota Avanza, B 1884 SYT yang dikemudikan pria itu sampai menabrak tembok pembatas jalan. Namun, berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, awalnya mobil tersebut sebelumnya datang dari arah Pancurbatu.

“Mobil itu kencang dari arah Pancurbatu. Tiba-tiba pas mau belok ke Jalan Ngumban Surbakti/Ringroad, mobilnya langsung nabrak pagar itu bang,” kata warga bernama Tama Panjaitan kepada wartawan di lokasi kejadian.

Warga sekitar yang mendengar benturan keras langsung berhamburan keluar rumah. Mereka kemudian melarikan pria itu menaiki betor ke Klinik Medica di Simpang Kwala, Jalan Jamin Ginting.

Namun tiba di klinik tersebut, pria berusia 59 tahun itu dinyatakan telah meninggal dunia. Seorang paramedis bernama Subandi mengatakan, saat tiba di rumah sakit, Arlandos diduga sudah meninggal dunia.

“Nyawanya tak bisa tertolong lagi bang. Gitu kami angkat, badannya sudah dingin. Tadi tukang becak yang ngantar,” jelasnya singkat.

Petugas dari Unit Lantas Polsek Delitua tiba di lokasi tak lama kemudian. Seorang personel Polsek Delitua yang berhasil dikonfirmasi di lokasi mengatakan peristiwa tersebut merupakan kecelakaan tunggal.

“Laka tunggal dan korban langsung dibawa ke Klinik Medica naik becak tadi,” jelas petugas tersebut di lokasi.

Kanit Lantas Polsek Delitua, Iptu S Purba, mengatakan insiden itu kini sudah ditangani pihaknya. “Pihak keluarga sudah dapat dihubungi,” jawabnya singkat.

Dari dompet pria itu diamankan Kartu Asuransi, SIM, KTP dan ATM Bank BNI. (mdc)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY