Petugas Inafis Polrestabes Medan melakukan olah TKP. (msc)

MEDAN (medanbicara.com)–Safrial (23) nggak sadar semalaman tidur dengan mayat temannya yang sudah membusuk. Alamak…!

Pria ini terkejut bukan main. Ia mengira bau busuk yang diciumnya adalah bangkai tikus. Karyawan toko bunga Paulina Florist tersebut tak menyangka aroma tak sedap itu berasal dari mayat temannya, Suryaman (29) yang telah membusuk.

Informasi yang dihimpun, Senin (8/10/2018) menyebutkan, peristiwa ini terjadi di toko bunga Paulina Florist, Jalan Kapten Muslim, Medan Helvetia, Kota Medan.

Kejadian berawal Senin (8/10/2018) dini hari sekira pukul 00.30 WIB, Safrial pulang ke kos sekaligus tempatnya berkerja di toko Paulina Florist, setelah sebelumnya menginap di rumah temannya.

Saat masuk ke kamar, ia terkejut karena mencium aroma busuk yang sangat tajam. Karena mengira bau busuk tersebut berasal dari bangkai tikus yang mati di kamar, Safrial pun memilih tidur di lantai bawah.

Pagi sekitar pukul 07.30 WIB, Safrial dibangunkan oleh pemilik toko dan menanyakan, kenapa ia tidur di bawah, tak tidur di kamar bersama Suryaman.

“Saksi Safrial menjawab, di atas ada bau seperti bangkai tikus,” kata Kapolsek Helvetia, Kompol Trila Murni.

Penjelasan Safrial pun dibenarkan penghuni yang lain, yakni Eka Br Simangunsong.

“Saksi Feni kemudian diminta mengecek kamar, namun kamar dikunci dari dalam,” tambahnya.

Feni kemudian merobek kawat pintu dan melihat ke dalam kamar. Ia pun terkejut melihat korban sudah tergeletak di kamarnya dengan posisi terlentang. Di sebelahnyan ada botol air mineral yang berisi darah kering,” sebutnya.

Feni kemudian melapor ke pemilik toko, dan dilanjutkan ke Polsek Helvetia. Petugas kemudian tiba di lokasi dan melakukan penyelidikan serta olah tempat kejadian perkata (TKP).

“Korban bernama Suryaman (29), pegawai toko bunga Maulina Paulina Florist,” terang Kapolsek.

Dari hasil penyelidikan didapatkan noda darah dan botol air mineral yang berisi darah bekas batuk korban.

“Korban diduga meninggal karena sakit, di tubuhnya tak ditemukan tanda-tanda kekerasan,” sebutnya. (msc)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY