Jenazah Suadri di rumah duka. (mdc)

BATUBARA (medanbicara.com)–Pria paruh baya ditemukan sudah tidak bernyawa lagi di dapur rumahnya, di Dusun II, Desa Mangkai Lama, Kecamatan Lima Puluh, Batubara, Sumut, Rabu (7/11/2018) sekira pukul 05.30 Wib.

Suardi alias Badi (56), pria yang telah ditinggal cerai istrinya sejak 15 tahun lalu pertama sekali ditemukan Wagiran, adik kandungnya, telah tergantung dengan kain sarung di dapur rumah.

Menurut Wagiran, dia masuk ke rumah abangnya tersebut karena hendak memasak. Namun, Wagiran kaget bukan kepalang ketika masuk ke dapur rumah. Dia melihat abangnya sudah tergantung pada sehelai kain sarung yang diikatkan ke kayu broti.

Melihat itu, Wagiran pun bergegas menemui kepala dusun dan memberitahukan kejadian tersebut. Temuan itu kemudian dilaporkan kepada Pjs Kepala Desa Mangkai Lama yang meneruskannya kepada pihak Polres Batubara.

Selanjutnya, sekira pkl 07.30 Wib, pihak keluarga menurunkan jasad Badi yang disaksikan Kepala Dusun II Bakhtiar Effendi dan warga.

Berdasarkan keterangan keluarga, Badi nekat gantung diri diduga karena jablai (jarang dibelai) dan berbuntut stres setelah ditinggal cerai isterinya sejak 15 tahun lalu. Seiring perceraian tersebut, istrinya yang juga membawa putra semata wayang mereka, AN (15), ke Medan.

“Sejak itu korban suka menyendiri dan sering mengeluh kepalanya pusing serta takut jika melihat orang banyak,” kata Kadus.

Pihak keluarga juga menolak untuk dilakukan otopsi dan menerima kejadian tersebut sebagai musibah serta membuat pernyataan dari keluarga di atas materai.

Sementara itu, Kepala Desa Mangkai Lama Sugiono membenarkan kejadian tersebut.

“Begitu tau ada warga yang gantung diri, saya segera menghubungi Polres Batubara,” katanya. (mdc)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY