Medan (medanbicara.com) – Dokter Detektif (Doktif) mengakui telah dipanggil penyidik Polrestabes Medan untuk klarifikasi (wawancara) atas kasus dugaan pencemaran nama baik yang dilaporkan Andreas Henfri Situngkir. Doktif mengaku tak bisa datang karena sibuk.
Dalam video yang diterima wartawan pada Selasa (28/1/2025), akun TikTok bernama @DokterDetektif terlihat sedang melakukan live bersama teman-temannya. Di tengah-tengah live tersebut, Dokter Detektif membacakan sebuah surat yang berasal dari polisi.
“Jadi disini doktif mendapatkan surat dari kepolisian negara republik Indonesia daerah Sumatera Utara dari kota besar Medan, suratnya wawancara sih wawancara. Pelapor atas nama Andreas Henfri Situngkir. Kayaknya nih ada hubungannya sama Jastipers Jastipers itu ya,” tandas Doktif.
Selanjutnya, Doktif menyarankan agar polisi mempertanyakan masalah etika biru yang didapatnya dari apotek kalau udah tutup gimana. “Itu udah melanggar lo pak ya dan doktif punya semua bukti buktinya. Apakah perlu disampaikan ke publik bapak?,” cetus Doktif.






