Prediksi PSM vs Thanh Hoa, Asean Club 5 Februari 2025

oleh
PSM vs Thanh Hoa

MEDAN BICARA – Prediksi PSM vs Thanh Hoa dalam laga Asean Club, Klub Thanh Hoa menghabiskan hampir satu hari perjalanan dari Vietnam ke Indonesia, selama pertandingan tandang mereka di PSM Makassar dalam putaran final Kejuaraan Klub Asia Tenggara 2024/25.

Tim Thanh harus menempuh perjalanan pesawat selama 5 jam dan menempuh perjalanan 1,5 jam dengan bus ke tempat kompetisi di kota Bali.

Perjalanan tandang ke Indonesia akan menentukan nasib Thanh Hoa di Kejuaraan Klub Asia Tenggara 2024/25. Dengan situasi setelah 5 pertandingan di Grup A, seluruh 4 tim termasuk Thanh Hoa, Terengganu, PSM Makassar dan PG Pathum United masih berpeluang mendapatkan tiket ke babak semi final. Sementara itu, dua tim yang tersisa, Svay Rieng dan Shan United, telah resmi tersingkir.

Di babak final, Thanh Hoa akan menghadapi PSM Makassar. Jika menang, tim asuhan Popov dipastikan mendapat tiket ke babak semifinal Kejuaraan Antarklub Asia Tenggara tanpa perlu peduli dengan hasil pertandingan sisa antara PG Pathum United vs Terengganu.

Saat ini, Thanh Hoa adalah tim peringkat ke-4 dengan 6 poin. Mereka pun menjadi tim dengan nilai paling tidak menguntungkan di antara keempat tim yang masih berharap bisa bersaing memperebutkan tiket ke babak semi-final di atas.

Meskipun demikian, Thanh Hoa masih memiliki kesempatan untuk memutuskan sendiri. Sebab, kemenangan atas wakil Indonesia tentu akan membantu tim Thanh melaju ke babak semi final. Karena pentingnya pertandingan tersebut, pimpinan Klub Thanh Hoa menawarkan hadiah sebesar 1 miliar VND jika mampu meraih 3 poin saat melawan PSM Makassar.

Sebelum pertandingan penentuan pada 5 Februari, tim Thanh mendapat kabar baik ketika bek tengah Gustavo Santana, Pham Manh Hung dan Trinh Van Loi telah pulih sepenuhnya dari cedera mereka. Ini akan menjadi dukungan besar untuk membantu Thanh Hoa dengan percaya diri meraih kemenangan melawan PSM Makassar.

Pertandingan antara PSM Makassar vs Thanh Hoa akan dilangsungkan di stadion netral Kapten I Wayan Dipta, Bali, sebab stadion kandang wakil Indonesia, Gelora Mandiri, tidak memenuhi standar fasilitas AFF.