“Pada pelaksanaan reses Tahun inj, mari kita semua untuk menyampaikan aspirasi dan keluhan bapak dan ibu sekalian kepada kami. Karena saat ini turut hadir juga Dinas Dinas yang nantinya akan mendengar langsung keluhan dari bapak dan ibu sekalian. Semoga akan didapatkan solusi dan terealisasikan segera, “ucap Wong.
Pada sesi tanya jawab, seorang warga bernama Ibu Budi Harti yang tinggal di Jalan Mustafa Gang Buntu mengeluhkan tentang Septic Tank. Ibu ini mengaku ada tetangganya yang ingin mengorek septic tank namun tidak di izinkan oleh tetangga lainnya sehingga berdampak kepada mereka.
Hamda Susilawati jalan Tahir No.2q, meminta agar anaknya dapat diberikan kuliah gratis dari pemerintah dan BPJS Kesehatan Mandiri miliknya dapat dijadikan gratis.“Saya punya anak perempuan dan saya seorang janda, saya minta bantu agar anak saya mau kuliah gratis, ada tunggakan BPJS mandiri biar dapat BPJS gratis.
Menjawab pertanyaan dari warga tersebut, perwakilan dari dinas SDABMBK Medan, Rahmat Hidayat mengatakan masalah Septic Tank sudah ada kerjasama dengan pihak PDAM Tirtanadi. Ketika Septic Tank warga sumbat, maka dapat menghubungi pihak PDAM Tirtanadi bagian sedot WC. “Syaratnya, datang melapor kemudian kita bersedia membayar iuran yang digabungkan pada pembayaran air. Jadi ketika Septic Tank penuh tidak perlu bayar lagi, pihak PDAM Tirtanadi langsung menyedot dan gratis, ” ujarnya. (rel)






