Tak Mampu Tangkap Pembunuh, Massa Geruduk Polda Sumut Minta Kapolres Karo Dicopot

oleh

Saat itu, Aldo Ginting (20) warga Dusun Dedadi, Kec. Kuala, Langkat bekerja sebagai petani di Dusun Kuta Rakyat, Kec. Naman Teran, Karo. Tepat pada tanggal 15 Desember 2024 lalu, warga sekitar menuding Aldo sebagai pelaku curanmor lalu menghakiminya hingga tewas di tempat.

Nah, pada tanggal 16 Desember 2024 keluarga Aldo pun memilih membuat laporan ke Polres Tanah Karo. “Sampai sekarang polisi belum ada menangkap para pelakunya yang diduga berjumpah 5 orang” bebernya.

Karena dinilai tak mampu mengungkap kasus pembunuhan tersebut, massa pun meminta agar perwira dua melati emas dipundaknya itu dicopot dari jabatannya karena dinilai tidak mampu sebagai pimpinan polisi di Polres Tanah Karo. “Kami minta Kapolres Tanah Karo dicopot, dan kasus ini kami minta diambil alih di Polda Sumut,” jelasnya.

Orang tua korban, Kamaria boru Surbakti berharap agar pihak kepolisian secepatnya menangkap para pelaku pembunuhan anaknya. “Kita minta pelaku ditangkap semua, karena anak saya bukan pencuri. Dia bekerja disana,” pintanya. (za)