Fraksi PKS Terima Laporan Pertanggungjawaban APBD 2024

oleh

Namun, Fraksi PKS juga mencermati beberapa poin yang perlu ditindaklanjuti. Salah satunya adalah realisasi pendapatan tahun 2024 yang sebesar Rp6,294 triliun atau 87,84 persen, naik dari tahun sebelumnya. Meski demikian, masih terdapat Rp871,489 miliar target pendapatan yang tidak tercapai.

“Kami berharap Pemko Medan dapat lebih cermat dalam merancang target pendapatan agar program yang sudah disahkan berjalan maksimal, terutama yang langsung dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Soroti PAD dan Sektor Parkir

Fraksi PKS juga menyoroti realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang belum optimal. Dari target Rp3,477 triliun, hanya Rp2,770 triliun yang terealisasi. “Kegagalan mencapai target sebesar Rp707,363 miliar sebagian besar berasal dari sektor Pajak Daerah, khususnya Pajak Penerangan Jalan, PBB, dan BPHTB,” jelas Datuk Iskandar.

Tak hanya itu, Fraksi PKS turut menyoroti rendahnya capaian dari sektor retribusi parkir tepi jalan umum, yang hanya mencapai Rp19,114 miliar dari target Rp100 miliar, turun dari Rp24,883 miliar tahun sebelumnya.

“Padahal, hampir di setiap sudut kota ada lokasi parkir. Kami minta Dinas Perhubungan mengevaluasi pengelolaan sektor ini, termasuk aspek SDM dan edukasi masyarakat agar potensi PAD dari parkir dapat dioptimalkan dan tidak bocor,” tegasnya.

Sebagai penutup, Fraksi PKS meminta Pemko Medan menindaklanjuti seluruh rekomendasi Laporan Hasil Pemeriksaan BPK atas laporan keuangan tahun anggaran 2024 sebagai bagian dari komitmen terhadap tata kelola keuangan daerah yang akuntabel dan transparan.(rel)