Menurut Lailatul, kegiatan seperti ini sangat penting dalam menciptakan ruang-ruang kreatif yang mampu menekan potensi kenakalan remaja di kota besar seperti Medan.
“Kita tahu permasalahan anak muda di Kota Medan cukup kompleks, mulai dari tawuran, penyalahgunaan narkoba, geng motor, begal, hingga judi online. Minimnya ruang kreatif dan kegiatan positif menjadi salah satu faktor meningkatnya kriminalitas di kalangan remaja,” tegasnya.(rel)






