Diakui Rico Waas, dirinya secara pribadi menyukai musik dan pernah terjun ke dunia musik melalui grup band saat masa sekolah. Dimasa itu menurut Rico Waas perkembangan musik cukup bergeliat, tentunya saat ini dapat dikembalikan lagi agar ekonomi kreatif kita semakin meningkat.
“Pemerintah Kota Medan juga tengah berupaya menciptakan rasa aman dan nyaman bagi anak muda kreatif dengan fokus pada penyediaan lapangan kerja dan dukungan kewirausahaan. Langkah yang ditempuh antara lain pembenahan infrastruktur, pembangunan investasi, pembukaan lapangan kerja melalui program seperti Car Free Night, serta dukungan bagi komunitas kreatif”, ujar Rico Waas.
Dijelaskan Rico Waas, Pemko Medan juga berencana mensentralisasikan pasar kreatif yang saat ini tersebar di berbagai lokasi untuk menciptakan “melting pot” bagi anak muda kreatif. Kolaborasi antara komunitas muda kreatif dan Pemerintah Kota sangat ditekankan guna membangun ruang dan sistem yang mendukung.
“Pusat-pusat aktivitas seperti Lapangan Merdeka, Kebun Bunga, dan Cadika dilengkapi fasilitas olahraga dan rekreasi untuk dimanfaatkan anak muda untuk mengembangkan bakat dan kreatifitasnya. Selain itu Pemko Medan juga mengaktifkan kembali ruang berkumpul di tingkat kecamatan”, ucap Rico Waas. (rel)






