“Beranjak dari persoalan masih banyak anak usia sekolah yang tidak bersekolah, bahwa kita kekurangan guru PNS dan PPPK, kesejahteraan guru masih yang masih kurang, sarana prasarana masih kurang mamadai, maraknya kasus bulying dan tidak kekerasan yang terjadi di sekolah, utamanya di kalangan pelajar SMA dan lain sebagainya. Maka rencana strategis dinas pendidikan harus dapat mengatasi persoalan persoalan tersebut,” tegasnya
Lanjut Mahyaruddin lagi, buat target target kinerja yang tepat sasaran seperti angka tidak sekolah harus dapat berkurang, kualifikasi dan kompetensi guru juga kesejaheraan guru, utamanya guru-guru honor harus dapat meningkat, sarana dan prasarana sekolah dalam kondis baik harus meningkat, kasus-kasus bulying, kekerasan dan tawuran di sekolah harus bisa berkurang dan dihilangkan dan lain sebagainya.
“Oleh karenanya saya sangat setuju sekali jika tujuan dari pembangunan pendidikan kita adalah untuk mewujudkan peserta didik kita menjadi generasi yang intelek dan berkarakter,” pungkas Wali Kota Mahyaruddin
Sebelumnya Kadis Pendidikan, Mariani dalam laporannya menyampaikan kegiatan mengusung tema, “Membangun Sinergitas Layanan Pendidikan dan Kebudayaan”, dengan materi utama adalah Kegiatan Prioritas Dinas Pendidikan Kota Tanjungbalai tahun 2025-2029 dan akan mengetengahkan beberapa narasumber yakni Kepala BPMP, Kepala Bapperida, Kakan Kemenag, Ketua FKKDC, Pengurus PWI Sumut dan Tokoh Budaya
“Kami berharap bahwa dengan kegiatan ini akan diperoleh sebuah rencana yang solutif dan tepat sasaran yang membawa kepada pencapaian tujuan pendidikan di Kota Tanjungbalai yakni mewujudkan peserta didik yang berintelektualitas dan berkarakter yang diukur dengan beberapa indikator diantaranya meningkatnya angka indeks SPM pendidikan, meningkatnya skor literasi dan numerasi, meningkatnya iklim inkusifitas dan keamanan di satuan Pendidikan, meningkatnya angka partisipasi sekolah, menurunnya angka tidak sekolah, meningkatnya kualitas, kualifikasi dan indeks pemerataan guru, meningkatnya prestasi siswa serta meningkatnya indeks pemajuan kebudayaan,” papar Mariani
Kegiatan forum perangkat daerah/forum pemangku kepentingan dihadiri Wakil Wali Kota Muhammad Fadly Abdina, Kepala Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provsu, Tajuddinn Idris, Forkopimda/mewakili, Kadis Pendidikan Mariani beserta jajaran, Ketua MUI, Kemenag, BNNK Tanjungbalai, BPOM di Tanjungbalai, Perbankan, Ketua FKKDAC, tokoh budaya, Camat dan Lurah Se Kota Tanjungbalai, Insan Pendidikan, Seluruh Kepala Sekolah, Pengurus K3S, IGTK, Himpaudi, FK PKBM, PWI Sumut dan undangan lainnya.(Vin)






