Namun, kata Edwin untuk membangun poliklinik tersebut diperlukan lahan. Ditempat yang sama, Lailatul Badri bahwa selain pembangunan poliklinik juga diarea tersebut diperlukan pembangunan taman edukasi untuk anak-anak. ” Di sini kita melihat banyak mobil rongsokan sebaiknya ini dilelang.Dan di lahan dibangun poliklinik termasuk area edukasi anak-anak.Karena anak-anak setiap anak-anak datang ke mari hanya memakai area halaman kantor.Kenapa tidak dibangun saja area edukasi anak-anak ,” ucapnya.
Pj Kepala Dinas P2 K Medan Wanrow Malau mengatakan, ada sekitar 20 unit armada Damkar yang sudah rusak. Tahun terendah sekitar tahun 1980-an.
Anggota Pansus Damkar Antonius Devolis Tumanggor meminta kepada Dinas P2K menyurati bagian aset Pemko Medan agar dilakukan lelang.
Wanrow Malau mengatakan, pihaknya segera mengusulkan penghapusan aset kepada Bagian Aset Pemko Medan. Dari amatan jurnalx.co.id diarea lokasi banyak mobil rongsokan bertumpukan hingga membuat area ditumbuhi rumput liar.






