Terdakwa Rahmadi: Saya Melawan, Karena Diam Artinya Mati Pelan-pelan

oleh
Sidang Rahmadi di PN Tanjungbalai.(vin)

“Perkara ini bukan cuma soal nasib Rahmadi, tapi soal wibawa hukum di Republik ini. Kalau benar ada manipulasi dan rekayasa, maka kita sedang menyaksikan keadilan dipermainkan,” katanya.

“Ini bukan hanya tentang saya, ini tentang siapa pun yang bisa dijebak dengan skenario kotor serupa. Saya melawan, karena diam artinya mati pelan-pelan,” ujar Rahmadi memberikan hak suaranya di depan awak media sambil masuk ke ruang tahanan Pengadilan Negeri Tanjungbalai.

Kasus ini kini menjadi sorotan publik luas. Banyak pihak menilai, bila terbukti ada rekayasa dan manipulasi barang bukti, maka perkara Rahmadi akan menjadi pukulan telak bagi integritas penegakan hukum di Sumatera Utara.

Rahmadi kini menggantungkan harapannya kepada majelis hakim, agar berani menegakkan keadilan berdasarkan fakta, bukan rekayasa. Kotak Pandora sudah terbuka. Kini tinggal siapa yang berani menegakkan kebenaran.(Vin)