Ketua MPR RI H. Ahmad Muzani turut menyampaikan pandangannya bahwa kawasan Melayu memiliki potensi ekonomi besar dan dikenal sebagai wilayah yang damai, ramah, serta menjunjung tinggi nilai toleransi.
Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan penganugerahan gelar kepada sejumlah tokoh Melayu. Salah satunya kepada Ny. Endang Kurniasih Syah Afandin, yang dinilai konsisten mendorong pemberdayaan keluarga dan perempuan di Langkat melalui program-program TP PKK.
Dalam kesempatan ini, Ny. Endang Syah Afandin menyampaikan rasa syukur atas penghargaan yang diberikan. Baginya, gelar ini bukan hanya kebanggaan pribadi, tetapi juga menjadi motivasi untuk terus mengabdi dan menghadirkan manfaat lebih besar bagi masyarakat.
Penghargaan tersebut turut disaksikan oleh Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Arie Ramadhany, S.IP, M.SP, Kadis Pariwisata Nur Elly Heriani Rambe, MM, Kadis Perindag Ikhsan Aprija, S.STP, M.Si, dan Kabag Kesra Muhammad Suhaimi, S.STP, M.SP.
Konvensyen DMDI ke-23 dijadwalkan akan melahirkan berbagai kerja sama strategis untuk menjawab tantangan pembangunan peradaban Melayu yang semakin maju dan terhormat di pentas dunia.(rel)






