Pemko Medan Dinilai Tidak Siap Hadapi Bencana Banjir

oleh

“Misalnya di Medan Marelan, itu banyak tempat pengungsian yang tidak punya dapur umum. Seharusnya sejak awal Pemko Medan menginstruksikan Camat, Lurah dan Kepling untuk membuat dapur umum di setiap lokasi pengungsian. Kalau hanya menunggu datangnya makanan dari Pemko Medan, itu jelas sangat lambat, sementara warga yang terkena bencana sudah kelaparan,” ujar wakil rakyat dari Medan Utara itu.

Dijelaskan Muslim, akses menuju lokasi pengungsian sudah terputus akibat tingginya banjir, hal itu pun menyebabkan sulitnya bantuan makanan tiba di lokasi pengungsian.

“Kalau ada dapur umum didirikan di setiap lokasi pengungsian, tentunya warga tidak lagi hanya berharap datangnya bantuan makanan. Harusnya ketersediaan dapur umum itu disiapkan sejak awal, karena cuaca ekstrem ini juga sudah diingatkan sejak awal oleh BMKG. Bayangkan banjir terjadi 27 November, tapi banyak warga yang baru kemarin (29/11) dapat bantuan nasi bungkus. Sudah terlambat,” jelasnya.