“Dengan proses yang lebih cepat, lebih sederhana, dan lebih efisien, target pemerintah sebanyak 3 juta rumah bisa lebih mudah tercapai,” tegasnya.
Ketua Umum Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) Junaidi Abdillah menegaskan, perbankan, khususnya BTN, dan para pengembang adalah dua sektor yang tidak bisa dipisahkan. Keduanya berkolaborasi dalam penyaluran rumah rakyat, termasuk KPR Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Terlebih, tahun 2025 menjadi tahun yang menantang seiring pelaksanaan program 3 juta rumah.
Junaidi berharap BTN, sebagai pemimpin pasar KPR di Indonesia yang menguasai lebih dari 80% KPR subsidi, dapat terus berkontribusi melalui inovasi pembiayaan dan program lainnya. “Saya melihat BTN kini kian ekspansif. BTN bergerilya ke pelosok desa, menyasar pekerja sektor informal—mulai tukang cukur, pedagang bakso, hingga ojek online—yang selama ini sulit tersentuh layanan perbankan. Ini sudah dibuktikan dengan akad kredit BTN untuk pekerja informal di sejumlah proyek anggota Apersi,” ungkap Junaidi.
Data Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) menunjukkan, sepanjang 2025 Apersi telah membangun 66.147 rumah subsidi, atau sekitar 29,88% dari total penyaluran KPR FLPP nasional sebesar 221.395 unit. Capaian ini menempatkan Apersi sebagai penyumbang terbesar kedua penyaluran KPR FLPP secara nasional.
Sementara itu, dalam rentang 2022 hingga 14 November 2025, Apersi telah menyalurkan 219.631 rumah subsidi dengan total KPR FLPP yang terserap mencapai sekitar Rp26,3 triliun. Pembangunan rumah tersebut tersebar di 5.416 perumahan yang berada di 311 kabupaten/kota di Indonesia.
Sebanyak 130.514 unit di antaranya merupakan rumah subsidi yang memanfaatkan KPR FLPP yang disalurkan oleh BTN. Artinya, porsi BTN mencapai 59,42% dari total KPR FLPP yang diserap anggota Apersi selama 2022–2025.
“Penyaluran KPR FLPP oleh Apersi dilakukan bersama bank-bank penyalur mitra BP Tapera, salah satunya BTN. Karena itu, sebanyak 3.100 anggota Apersi di sisa waktu Desember ini siap bekerja keras mewujudkan target KPR FLPP nasional tahun ini yang mencapai 350 ribu unit,” tegas Junaidi.
Ulang Tahun Ke-49 KPR, BTN Tawarkan Suku Bunga KPR 2,65% di 6 Kota Besar
Sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan untuk mempermudah masyarakat memiliki rumah, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) menghadirkan program suku bunga Kredit Pemilikan Rumah (KPR) sebesar 2,65% fixed tiga tahun, yang diberikan secara khusus dalam rangka merayakan Hari Ulang Tahun KPR BTN yang ke-49. Program ini menjadi salah satu upaya BTN untuk menjaga posisinya sebagai market leader KPR di Indonesia sekaligus mendukung masyarakat dalam mewujudkan hunian impian secara lebih terjangkau.
Head of Mortgage & Secured Loan Division BTN Sri Soekminiarni menjelaskan bahwa momentum HUT KPR BTN ini dimaknai dengan penyelenggaraan Bale Festival, sebuah pameran gaya hidup yang menggabungkan kebutuhan properti, furnitur, home appliances, food & beverages, fashion, hingga produk perjalanan wisata. Melalui festival tersebut, BTN tidak hanya menghadirkan suku bunga spesial, tetapi juga memberikan berbagai kemudahan tambahan seperti gratis biaya provisi, diskon asuransi jiwa, dan serangkaian penawaran menarik melalui Bale by BTN.
“Kehadiran KPR BTN selama 49 tahun telah membantu jutaan keluarga Indonesia memiliki rumah dengan cara yang terjangkau. Di momentum ulang tahun ini, kami berharap masyarakat tidak hanya mudah memiliki rumah, tetapi juga mudah mengisi rumah dan menikmati waktu bersama keluarga melalui berbagai kolaborasi yang kami hadirkan di Bale Festival,” ujar Rini di Jakarta, Rabu (11/12).
Bale Festival digelar secara serentak pada 9–14 Desember 2025 di enam kota besar, yaitu Medan, Bandung, Jakarta, Yogyakarta, Pontianak, dan Makassar. Setiap kota menghadirkan konsep expo yang memperkuat kolaborasi BTN bersama para mitra strategis, mulai dari developer, merchant lifestyle, peritel furnitur dan peralatan rumah tangga, hingga mitra travel dan F&B. BTN berharap kehadiran festival ini dapat meningkatkan brand awareness serta mempercepat realisasi akad KPR baik subsidi maupun non-subsidi, sekaligus memperkuat sinergi dengan pelaku industri perumahan.
Selain promo KPR, masyarakat juga dapat menikmati cashback hingga Rp1 juta untuk transaksi travel bersama Dwidaya Tour, serta cashback 30% di berbagai merchant makanan dan minuman seperti Croco, Raa Cha, Popeyes, D’Cost, Burger King, Ban Ban, Gokana, Grillman, Chopstix, Platinum Resto & Cafe, BMK, Hero, hingga Mitra10. Khusus nasabah segmen Prospera, Private, dan Prioritas, BTN turut memberikan beragam benefit tambahan seperti diskon di Mitra10, voucher hotel hingga Rp4,9 juta, hingga cashback pembelanjaan furnitur.
Melalui Bale by BTN, pengunjung juga dapat mengikuti program menarik berupa lelang barang mulai dari 49 Bale Poin, sebagai bagian dari perayaan 49 tahun perjalanan KPR BTN melayani masyarakat.
Rini menegaskan bahwa perayaan HUT ke-49 KPR bukan hanya selebrasi, tetapi juga bentuk komitmen BTN untuk terus memperluas akses perumahan bagi masyarakat. “Kami berharap program bunga spesial dan berbagai kemudahan di Bale Festival dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat di seluruh Indonesia. Ini adalah kesempatan terbaik untuk memulai perjalanan baru memiliki rumah dengan biaya yang sangat kompetitif,” tutur Rini. (Reza)






