Muhammad Fadly menambahkan, kunjungan ini kami lakukan atas nama Pemerintah Kota Tanjungbalai, saya hadir bersama Pimpinan OPD ada Plt Kadis Perindag dan Kabag Perekonomian ingin memastikan bahwa BBM di Kota Tanjungbalai dapat terpenuhi dengan baik
Kemudian, tambahnya, adapun yang terjadi beberapa hari belakangan ini karena membludaknya akses kebutuhan dari masyarakat dimana dari sebelumnya.
“Sesungguhnya saat ini kita lihat sudah berangsur normal kembali, kalaupun terjadi sedikit terjadi kendala pasca terjadinya bencana di pulau Sumatera khususnya Sumatera Utara, tentu ada persoalan dari sisi pengiriman dan transportasi BBM yang berdampak pada antrian yang terjadi di SPBU,” kata Wakil Wali Kota.
“Kalau dari segi jumlah, kami rasa dari konfirmasi dengan pihak Pertamina melalui Pak Hanif dan Pak Burhan sebagai Sales Branch Manager dari Medan Fuel Terminal Manager regional IV yang menangani 4 (empat) Kabupaten/Kota dimana Tanjungbalai di dalamnya bahwa stok jumlah BBM jenis Pertalite cukup terpenuhi itu sekitar 56.300 liter/hari, kemudian juga bio solar sekitar 92.000 liter/hari, kemudian untuk Pertamax itu sekitar 1.000 liter/hari dan Dexlite sekitar 1.000 liter/hari, sebut Wakil Wali Kota,” katanya.
Lebih lanjut Muhammad Fadly mengatakanx Upaya yang dilakukan pihak Pertamina kepada masyarakat Kota Tanjungbalai, kami rasa sudah maksimal dengan kondisi yang ada saat ini.
“Untuk masyarakat Kota Tanjungbalai jangan kuatir berkaitan dengan kondisi BBM kita yang ada di Kota Tanjungbalai, sepengatahuan kita dan sudah kita cek langsung ke Pertamina Kisaran bahwa kondisinya aman dan normal, oleh karenanya jangan panik dan risau termasuk juga untuk kebutuhan nelayan melaut,” pesan Wakil Wali Kota Muhammad Fadly.(Vin)






